SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, secara resmi melepas Tim Dakwah Kabupaten Sidrap di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Jalan Daeng Lanto Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Ahad (15/2/2026).
Sebanyak 68 mubaligh yang tergabung dalam Tim Dakwah tersebut akan melaksanakan kegiatan dakwah dan syiar Islam di berbagai wilayah Kabupaten Sidrap selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidrap H. Malik Tibe, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sidrap Fitryadi, Kepala Kemenhaj H. Syairin, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidrap H. Mustari, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Bachtiar, serta Kabag Kesra H. Syamsuddin Bellong.
Baca Juga :
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada Ketua MUI dan seluruh dai atas kontribusi mereka dalam mendukung berbagai program keagamaan di Kabupaten Sidrap.
Ia menilai, selama satu tahun terakhir, sinergi antara pemerintah daerah dan para ulama telah memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan program pembangunan berbasis religiusitas, seperti Sidrap Berkah, Sidrap Bersih, serta Sidrap Aman dan Religius.
“Alhamdulillah, kegiatan dakwah berjalan lancar. Program Sidrap Berkah, Sidrap Bersih, dan Sidrap Aman dan Religius juga berjalan dengan baik. Terima kasih kepada Ketua MUI dan para dai atas dukungannya,” ujar Syaharuddin.
Lebih lanjut, ia menyebutkan berdasarkan data statistik, Kabupaten Sidrap mengalami perubahan signifikan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan, keagamaan, hingga keamanan.
“Perubahan ini tentu tidak lepas dari doa dan kerja keras kita bersama,” katanya.
Syaharuddin juga mengajak Tim Dakwah untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, sekaligus menyampaikan materi dakwah yang mendorong optimalisasi zakat, sedekah, dan infak melalui Baznas Sidrap.
Ia turut mengingatkan masyarakat yang berencana menunaikan ibadah haji agar mendaftar di daerah sendiri karena kuota di Kabupaten Sidrap dinilai mencukupi.
“Tim Dakwah harus menjadi contoh dalam menjalankan ajaran Islam yang benar dan toleran. Sampaikan juga pentingnya zakat, sedekah, dan infak melalui Baznas. Bagi masyarakat yang ingin berhaji, silakan mendaftar di Sidrap karena kuotanya tersedia,” pesannya.
Sementara itu, Kabag Kesra H.
Syamsuddin Bellong melaporkan, pembentukan Tim Dakwah Islamiah merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Sidrap dengan MUI Kabupaten Sidrap.
Kerja sama tersebut juga melibatkan Kementerian Agama, Kantor Urusan Agama (KUA), serta organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Sidrap.
Tim Dakwah dijadwalkan bertugas selama bulan Ramadhan dengan fokus pada peningkatan keimanan dan ketakwaan masyarakat.




Komentar