SIDRAP, Trotoar.id — Peringatan Hari Jadi ke-682 Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang digelar di Gedung DPRD Sidrap, Senin (16/2/2026).
Momentum tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap sebesar Rp15 miliar.
Selain bantuan keuangan tersebut, Pemprov Sulsel juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian tahun 2026 berupa satu unit combine harvester dan satu unit traktor roda empat dengan total nilai Rp900 juta.
Baca Juga :
Bantuan ini diharapkan memperkuat produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Pemprov juga mengalokasikan hibah untuk 16 unit program bedah rumah dan lembaga keagamaan tahun anggaran 2026 senilai Rp770 juta, serta bantuan buffer stock logistik penanggulangan bencana Kabupaten Sidrap senilai Rp251.715.000.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, kepada Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan selamat hari jadi serta mengapresiasi capaian dan prestasi Kabupaten Sidrap.
Ia memuji kepemimpinan Bupati yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan kemajuan bagi masyarakat.
Gubernur juga menyinggung arahan Presiden terkait gerakan Aksi Bersih dan Asri (ASRI) yang telah ditindaklanjuti di Sidrap.
Ia menekankan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar sehingga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, Pemprov Sulsel menegaskan dukungan terhadap program Asta Cita Presiden, salah satunya melalui penguatan sektor pendidikan lewat program sekolah rakyat.
Andi Sudirman juga mendorong penerapan skema multiyears project guna mempercepat penanganan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan.
Sementara itu, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan provinsi atas dukungan pembangunan di Bumi Nene Mallomo.
Ia memaparkan, dalam setahun terakhir Sidrap menunjukkan tren positif di berbagai indikator pembangunan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidrap tercatat mencapai 75,49 poin, naik dari 74,81 poin pada 2024 dan menjadi capaian terbaik dalam tujuh tahun terakhir.
Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan juga mencapai 99 persen per Desember 2025, sementara angka kemiskinan turun menjadi 4,91 persen, terendah di Sulawesi Selatan dalam enam tahun terakhir.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan pada triwulan III mencapai 8,02 persen, tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.
Sektor pertanian menjadi penopang utama dengan produksi padi gabah kering panen (GKP) sebesar 679.772 ton senilai Rp4,6 triliun.
Produksi beras mencapai 326.933 ton senilai Rp4,08 triliun, sedangkan produksi telur menembus 53,4 juta kilogram senilai Rp1,4 triliun.
Peringatan Hari Jadi tahun ini mengusung tema “Tanam-Panen-Hilirisasi untuk Sidrap Maju dan Sejahtera” sebagai penguatan sektor pertanian dari hulu hingga hilir.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse dan diisi pembacaan sejarah singkat daerah oleh Sekda Andi Rahmat Saleh, serta dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah maupun provinsi.




Komentar