Pemda Sidrap

Data Jadi Arena Penentu Bantuan, Nurkanaah Warning ‘Data Titipan’

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 07 April 2026 13:54

Data Jadi Arena Penentu Bantuan, Nurkanaah Warning ‘Data Titipan’

SIDRAP Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai memperketat tata kelola data sosial sebagai basis utama penyaluran bantuan, seiring penerapan instrumen terbaru Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Langkah ini ditandai dengan sosialisasi dan pembekalan teknis yang menghadirkan tim ahli dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos RI, di Aula Saromase Kompleks SKPD, Selasa (7/4/2026), yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah.

Sebanyak 390 peserta lintas sektor mulai dari OPD, BPS, Tagana, Karang Taruna, hingga operator SIKS-NG tingkat desa dan kelurahan dilibatkan dalam upaya menyatukan standar akurasi data yang selama ini kerap menjadi titik lemah kebijakan sosial.

Dalam arahannya, Nurkanaah menegaskan bahwa persoalan data bukan sekadar teknis administratif, melainkan isu strategis yang menentukan arah kebijakan dan keadilan distribusi bantuan.

“Data adalah fondasi kebijakan. Jika datanya salah, maka seluruh intervensi pemerintah juga akan meleset,” tegasnya.

Ia bahkan secara terbuka menyoroti praktik lama yang kerap mencederai sistem pendataan, yakni munculnya “data titipan” yang berpotensi menggeser hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Saya tegaskan, jangan ada lagi data titipan. Ketidakakuratan data adalah pintu masuk ketidakadilan,” ujarnya dengan nada peringatan.

Menurutnya, kehadiran sistem DTSEN menjadi momentum pembenahan menyeluruh, di mana integritas aparat di tingkat desa dan kelurahan menjadi kunci utama dalam memastikan validitas data.

Proses verifikasi dan validasi, lanjutnya, harus dilakukan secara terbuka melalui mekanisme musyawarah, bukan sekadar formalitas administratif.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti peran strategis operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) sebagai “penjaga gerbang” data kemiskinan.

“Jari kalian menentukan nasib masyarakat miskin. Pastikan setiap data yang masuk benar, karena itu akan menentukan siapa yang berhak menerima bantuan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sidrap, Wahidah Alwi, menyebut kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis, tetapi juga menyatukan persepsi lintas sektor agar tidak terjadi perbedaan interpretasi dalam pendataan.

Ia menambahkan, penguatan sistem DTSEN diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan klasik, mulai dari data ganda, data tidak valid, hingga ketidaktepatan sasaran bantuan sosial.

Dengan tekanan terhadap akurasi dan integritas data, Pemkab Sidrap kini menghadapi tantangan besar memastikan sistem pendataan benar-benar bersih dari intervensi, sekaligus menjawab tuntutan publik terhadap transparansi dan keadilan dalam distribusi bantuan sosial.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 11:16
Pemprov Sulsel Tata Ruas Impa-Impa–Anabanua di Sidrap, Hadirkan Bahu Jalan Hijau dan Jalur Sepeda
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan dengan menata ruas jalan Impa-Impa...
Metro17 April 2026 10:37
TP PKK Makassar Dorong Gerakan Membaca 15 Menit Sehari, Literasi Jadi Kunci SDM Unggul
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus mengintensifkan upaya peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat melalui sos...
Metro16 April 2026 21:31
Penertiban 60 Lapak PKL di Poros BTP Berjalan Kondusif, Pendekatan Humanis Berbuah Hasil
MAKASSAR, Trotoar.id — Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026), berlangsun...
Metro16 April 2026 19:29
Wawali Makassar Dorong Kolaborasi Penguatan SDM Rentan Bersama Kemensos
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya peningkatan kualitas...