DPRD Sulsel

Komisi D DPRD Sulsel Soroti Rendahnya PAD Dishub dalam Rapat Evaluasi LKPJ 2026

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 09 April 2026 12:31

Komisi D DPRD Sulsel Soroti Rendahnya PAD Dishub dalam Rapat Evaluasi LKPJ 2026

MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel dalam rangka evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Provinsi Sulsel tahun anggaran 2026.

Dalam forum tersebut, kinerja pendapatan Dishub menjadi sorotan utama. Hingga Maret 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perhubungan tercatat baru mencapai Rp462,8 juta atau sekitar 5,79 persen dari target Rp8 miliar.

Anggota Komisi D menilai capaian tersebut masih jauh dari harapan, mengingat sektor perhubungan memiliki potensi besar dalam mendongkrak pendapatan daerah.

“Ini masih sangat rendah. Harus ada langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi PAD, terutama dari sektor-sektor strategis,” ujar salah satu anggota Komisi D dalam rapat tersebut.

Data yang dipaparkan Dishub Sulsel menunjukkan, beberapa sumber PAD memang belum maksimal.

Retribusi pemanfaatan aset daerah baru terealisasi sekitar 5,13 persen, sementara retribusi terminal mencapai 22,91 persen.

Sementara itu, retribusi pelayanan kepelabuhanan mencatat realisasi sebesar 19,44 persen.

Namun, sektor lain seperti retribusi tempat rekreasi dan penyediaan tempat usaha masih minim kontribusi.

Bahkan, retribusi izin trayek angkutan umum yang ditargetkan mencapai Rp5,5 miliar belum mencatatkan realisasi sama sekali hingga triwulan pertama 2026.

Tak hanya pendapatan, Komisi D juga menyoroti serapan anggaran Dishub Sulsel.

Dari total anggaran Rp59,78 miliar, realisasi keuangan baru mencapai sekitar 15,94 persen.

Program penunjang urusan pemerintahan daerah tercatat sebagai yang tertinggi dengan realisasi 21,60 persen, disusul program lalu lintas dan angkutan jalan sebesar 15,19 persen.

Namun, beberapa program strategis seperti pengelolaan pelayaran dan perkeretaapian belum menunjukkan progres signifikan.

Komisi D pun meminta Dishub Sulsel segera melakukan percepatan pelaksanaan program serta meningkatkan kinerja pendapatan.

“Perlu inovasi dan terobosan. Jangan sampai potensi yang ada tidak tergarap maksimal. Ini juga menyangkut kontribusi terhadap PAD provinsi,” tegas legislator lainnya.

Rapat kerja ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi LKPJ Pemprov Sulsel, sekaligus sebagai bahan rekomendasi DPRD untuk perbaikan kinerja organisasi perangkat daerah ke depan.

Dengan berbagai catatan yang diberikan, Dishub Sulsel diharapkan mampu meningkatkan capaian pendapatan dan efektivitas belanja pada triwulan berikutnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 13:24
Pemprov Sulsel Gandeng ITB, Dorong Revolusi Data Geospasial untuk Perencanaan Pembangunan Presisi
MAKASSAR, Trotoar id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data dengan menggandeng Institut Teknologi...
Metro17 April 2026 10:37
TP PKK Makassar Dorong Gerakan Membaca 15 Menit Sehari, Literasi Jadi Kunci SDM Unggul
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus mengintensifkan upaya peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat melalui sos...
Metro16 April 2026 21:31
Penertiban 60 Lapak PKL di Poros BTP Berjalan Kondusif, Pendekatan Humanis Berbuah Hasil
MAKASSAR, Trotoar.id — Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026), berlangsun...
Metro16 April 2026 19:29
Wawali Makassar Dorong Kolaborasi Penguatan SDM Rentan Bersama Kemensos
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya peningkatan kualitas...