SIDRAP, Trotoar.id — Upaya menekan angka prevalensi stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus digencarkan melalui langkah strategis dan kolaboratif.
Salah satunya diwujudkan lewat seminar stunting yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Ahad (19/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap dengan mahasiswa program doktor (S3) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin yang tengah melaksanakan bakti sosial di daerah tersebut.
Baca Juga :
Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslindah Syaharuddin, Ketua Dharma Wanita Persatuan Andi Rieskha Rahmat, Plt Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, serta para kepala puskesmas dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan sinergi dari seluruh elemen.
Ia menyebut, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menjadi isu strategis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Semua unsur, mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga pemerintah daerah, harus membuka hati dan bergerak bersama dalam menurunkan angka stunting di Sidrap,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif TP PKK dan Fakultas Kedokteran Unhas yang dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap terjadi peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan stunting, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing di masa depan.



Komentar