Pemkot Makassar

Kadis Kominfo Makassar Paparkan Keunggulan LONTARA+ di Forum Komdigi APEKSI 2026

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 03 Juli 2026 13:04

Kadis Kominfo Makassar Paparkan Keunggulan LONTARA+ di Forum Komdigi APEKSI 2026

Medan, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan kiprahnya di tingkat nasional dalam bidang transformasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, dipercaya menjadi narasumber pada Forum Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (1/7/2026).

Di hadapan para kepala dinas Kominfo dan delegasi pemerintah kota se-Indonesia, Roem memaparkan inovasi unggulan LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar) sebagai solusi integrasi layanan pengaduan masyarakat berbasis digital.

“Melalui forum ini, kami berbagi pengalaman bagaimana LONTARA+ dijalankan di Kota Makassar sehingga masyarakat semakin mudah menyampaikan pengaduan dan laporan dapat ditindaklanjuti secara cepat,” ujar Roem.

Baca Juga  Munafri Tegaskan Peningkatan Layanan PDAM Terus Berlanjut ke Wilayah Timur Kota

Ia menjelaskan, LONTARA+ merupakan platform digital yang mengintegrasikan pengaduan masyarakat dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga setiap laporan dapat diproses secara cepat, tepat, dan terukur.

Program ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Makassar yang diluncurkan pada 2025 di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

Menurut Roem, kehadiran LONTARA+ menjadi bagian penting dari transformasi digital untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat melalui satu aplikasi terintegrasi.

“Warga cukup menggunakan satu aplikasi untuk mengakses berbagai layanan publik. Ini membuat pelayanan lebih mudah, cepat, dan transparan,” jelasnya.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

Ia menambahkan, setiap bulan ribuan laporan masyarakat masuk melalui LONTARA+ dan langsung didistribusikan kepada OPD terkait untuk ditindaklanjuti.

Jenis laporan pun beragam, mulai dari jalan rusak, lampu lorong padam, persoalan air bersih, sampah, drainase, hingga gangguan ketertiban dan persoalan sosial lainnya.

“Seluruh OPD bergerak bersama. Setiap laporan wajib ditindaklanjuti sehingga masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata,” tegasnya.

Roem menekankan, keberhasilan LONTARA+ tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada komitmen kuat seluruh perangkat daerah dalam memberikan pelayanan yang responsif.

Selain itu, sistem yang terintegrasi memungkinkan masyarakat memantau progres penyelesaian laporan secara real time, sehingga mendorong transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Paparan tersebut mendapat respons positif dari peserta forum. Sejumlah kepala dinas Kominfo dari berbagai kota aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait strategi koordinasi lintas OPD dan mekanisme percepatan tindak lanjut pengaduan.

Baca Juga  Safari Ramadan di Rappocini, Wali Kota Makassar Tekankan Sinergi Pemerintah dan Warga

“Banyak yang tertarik pada pola koordinasi antar-OPD dan bagaimana membangun komitmen bersama dalam menjalankan transformasi digital,” ungkap Roem.

Bahkan, beberapa pemerintah kota menyatakan minat untuk melakukan kunjungan ke Makassar guna mempelajari secara langsung implementasi LONTARA+ sebagai praktik baik pelayanan publik berbasis digital.

Roem menyambut baik antusiasme tersebut dan menegaskan kesiapan Kota Makassar untuk berbagi pengalaman.

“Kami siap berkolaborasi dan berbagi praktik baik agar transformasi digital pelayanan publik dapat semakin berkembang di berbagai daerah,” pungkasnya. (*)

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...