BARRU, Trotoar.id — Kondisi sejumlah fasilitas Masjid Raya Al Markaz Al Islami Nurussahadah Barru menjadi perhatian Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari.
Saat meninjau langsung masjid tersebut, Selasa (27/10/2026), ia melihat sejumlah bagian yang membutuhkan pembenahan demi menunjang kenyamanan masyarakat dalam beribadah.
Dalam peninjauan itu, beberapa fasilitas yang menjadi perhatian meliputi tempat wudu, toilet, plafon, selasar, hingga halaman masjid yang tampak gersang dan memerlukan penataan agar lebih asri.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas masjid sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu mendapatkan perhatian dan perbaikan.
Bagi Andi Ina, Masjid Raya Al Markaz Al Islami Nurussahadah bukan sekadar tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat Barru.
Karena itu, kebersihan, kelayakan fasilitas, dan lingkungan yang tertata menjadi aspek penting dalam menciptakan suasana ibadah yang nyaman dan khusyuk.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Barru didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Kepala Dinas PUTR Perkim, serta Kepala Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan.
Tidak hanya meninjau kondisi fisik bangunan, Andi Ina juga meminta agar diagendakan pertemuan khusus dengan panitia pengelola dan jemaah Masjid Raya Barru.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi, masukan, dan kebutuhan yang dirasakan langsung oleh pengelola maupun jemaah, terutama terkait prioritas pembenahan fasilitas dan penataan lingkungan masjid.
“Dengan mendengar langsung aspirasi para pihak yang sehari-hari beraktivitas di masjid, kebutuhan prioritas diharapkan dapat dipetakan dengan lebih baik,” katanya.
Melalui dialog tersebut, pemerintah daerah ingin memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kebutuhan masjid, sehingga langkah pembenahan dapat disusun berdasarkan kondisi nyata dan masukan dari masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut.
Bagi Pemerintah Kabupaten Barru, keberadaan Masjid Raya memiliki arti penting bagi kehidupan keagamaan masyarakat.
Pemeliharaan dan pembenahan fasilitasnya pun membutuhkan perhatian berkelanjutan agar tetap layak digunakan dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.
Peninjauan ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan, yang selanjutnya diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama pengelola dan pihak terkait.
Dengan demikian, pembenahan Masjid Raya Al Markaz Al Islami Nurussahadah Barru diharapkan dapat lebih tepat sasaran, baik dalam meningkatkan kelayakan fasilitas, menjaga kebersihan, maupun mewujudkan lingkungan masjid yang lebih hijau dan asri. (*)




Komentar