Dimomen Kusta Sedunia, Iqbal Suhaeb Lounching Program Eliminasi

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 03 Februari 2020 18:37

Dimomen Kusta Sedunia, Iqbal Suhaeb Lounching Program Eliminasi

Trotoar.id,Makassar – Dimomen peringatan hari kusta sedunia, Pj Walikota Makassar terus berupaya keras mewujudkan kota bebas kusta. Upaya tersebut terlihat saat berlangsung pemeriksaan bercak kulit sebanyak 200 peserta.

Tak tanggung-tanggung, angka tersebut dianggap sebagai pemeriksaan terbanyak yang pernah dilakukan di Indonesia.

Hingga mendapatkan Rekor Murih Dari Musium Rekor Indonesia. Menurut Iqbal Suhaeb target ini adalah alarm bagi semua pihak.

Utamanya petugas kesehatan untuk turun di tengah masyarakat, menemukan dan mengobati warga yang terindikasi kusta.

“Kusta harus kita eliminasi, paling tidak hingga 2025 nanti kota Makassar sudah terbebas dari kusta, Bukan lagi jamannya untuk malu berobat demi kesembuhan, silahkan aktif ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan, kusta bisa disembuhkan hingga tuntas,” tegas Iqbal saat meluncurkan program eliminasi kusta sebagai rangkaian Peringatan Hari Kusta Sedunia.

Lanjut Iqbal, Program kolaborasi ini terlaksana atas kerja sama  Pemkot Makassar melalui Dinas Kesehatan dengan Departemen Dermatologi dan Venerologi Universitas Hasanuddin serta Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin (Perdoski).

Launching program ini mengusung tema “Kusta Dapat Dicegah dan Disembuhkan”.

Dekan Fakultas Kedokteran Unhas Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)  saat ditemui di lokasi acara menjelaskan bahwa penyakit infeksi kulit terus akan ada jika tidak dicegah. Olehnya itu, Perdoski fokus pada kegiatan eliminasi kusta hingga tahun 2025.

“Program elimimasi kusta merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya bagi penderita kusta di kota Makassar. Ini akan menjadi program Perdoski sepanjang  pendidikan kulit ada di Fakultas Kedokteran Unhas, makanya kami terus mengembangkan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemkot Makassar,” bebernya.

Sementara itu, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementrian Kesehatan RI melalui Kepala Seksi Kusta Subdit Penyakit Kronis Menular Langsung, dr. Tiara Pakasi mengatakan hingga saat ini Indonesia termasuk tiga besar sesudah India dan Brazil dengan kasus terbanyak penderita kusta.

“Sebanyak 1.500 anak di Indonesia di bawah usia 15 tahun menderita kusta dengan temuan yang mengalami cacat. Banyak di antara mereka  mendapat perlakuan diskriminatif akibat penyakit kusta yang dideritanya,” ujarnya.

Disamping itu, Kadis Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menguraikan jumlah kasus penderita kusta di Makassar sebanyak 194 kasus.

“Saat ini angka prevalensi kusta masih di angka 1,17 dan target nasional tidak melebihi dari satu,”ungkapnya.

Di tempat ini, Perdoski juga melakukan pemeriksaan bagi penderita kusta maupun keluarga yang kontak langsung dengan penderita kusta.

Sebanyak 30 dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin ditambah 34 dokter residen bersama 34 dokter coas, 49 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas, serta 50 petugas Puskesmas dari Dinas Kesehatan Kota Makassar.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik20 Juni 2026 02:33
Mimpi Putri Dakka Duduk di Senayan Pupus, Nasdem Tunjuk Haryana Hakim
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Harapan Putriana Hamda Dakka untuk menjadi anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW) akhirnya pupus. Hal ...
Metro19 Juni 2026 19:54
Melinda Aksa Bersama Ajak Bunda PAUD Tingkatkan Layanan dan Kualitas Pendidikan
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong penguatan peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan sebagai penggerak utama ...
Daerah19 Juni 2026 18:09
Pemda Lutra Undang Ustad Abdul Somad di Tablik Akbar
LUWU UTARA TROTOAR.ID — Penceramah kondang nasional, Ustaz Abdul Somad (UAS), dijadwalkan hadir mengisi Tabligh Akbar di Kabupaten Luwu Utara pada A...
Metro19 Juni 2026 17:57
Pemkot Makassar launching Integrasi BPJS Ketenaga kerjaan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menghadirkan inovasi di tahun 2026 melalui peluncuran Program Makassar Berjasa (Berbagi Jami...