Kampanye di Untia DP Disebut Pemimpin Komitmen yang lain Cuma Janji

Suriadi
Suriadi

Minggu, 18 Maret 2018 17:58

Kampanye di Untia DP Disebut Pemimpin Komitmen  yang lain Cuma Janji

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Kehadiran Calon Walikota Incumbent di Kampung Untia memiliki keunikan tersendiri, bahkan ratusan masyarakat Untia menyambut hangat kehadiran Walikota Incumbent

Warga yang menyambut kehadiran DP, sangat  berharap wali kota yang memiliki prestasi untuk kembali sebagai pemimpinnya untuk melanjutkan program yang telah dinikmati, khususnya warga Untia hingga hari ini puas dengan kinerja Danny.

“Sangat banyak kebaikan-kebaikan yang telah ditanamkan kepada masyarakat. Kami percaya pak Danny bukan pemimpin piti kana-kanai, apa yang dikatakan selaras dengan perbuatan, itulah warga kampung nelayan tetap Abbulo Sibatang mempertahankan Pak Danny,” ungkap tokoh masyarakat, Ali Dg Naba di sela acara silaturahmi tersebut, Minggu (18/3/2018).

Menurutnya, cukup banyak perhatian pemerintah kota yang diberikan kepada kawasan pesisir laut tersebut. Termasuk bantuan dana pembangunan tanggul dengan total anggaran 87 miliar, jalan diperlebar sampai 3 meter.

“Pelabuhan Untia juga akan dibangun, sebanyak Rp27 miliar disiapkan untuk itu. Maka dari itu sebuah penghianatan kalau kami lari dari kebaikan dan kemajuan ini. Kami warga untia akan satu suara pak wali,” tegasnya.

Sementara, tokoh masyarakat lainnya, Bukhari Rahman, mengaku belum melihat saingan sepadan wali kota Danny di Makassar maupun di Indonesia.

“Dulu Ibu Risma top, Ridwan Kamil wali kota populer, sekarang ini pak Danny Pomanto mi paling terdepan, berkat beliau juga Makassar diakui sebagai penyelenggara pemerintah terbaik di Indonesia. Tidak adami saingannya,” Bukhari.

Dalam sambutannya, Danny pun membeberkan banyak hal tentang keunggulan Untia yang berada di pesisir barat Kota Daeng tersebut. Salah satunya dengan Untia akan jadi pusaran ekonomi baru dengan pembangunan yang terus menerus dilakukan.

“Bukan hanya APBD, tapi kami juga memperjuangkan APBN sehingga jalan, tanggul, sertifikat tanah, bantuan kepada nelayan dan ketersediaan air bersih terus diupayakan di Untia sampai hari ini, akan banyak nanti Kelurahan yang cemburu kepada Untia ini, apalagi kalau sudah menjadi Kota Barunya Makassar,” ungkap Danny disambut hangat kepada warga.

Danny pun menjelaskan, Untia baginya cukup bersejarah sebab kampus mahasiswa pelayaran PIP dibuat olehnya.

“Saya yang tunjuk dan bangun ini PIP, banyak orang yang tidak tahu, saya yang buka jalan dari bandara tembus ke Untia, dan nanti saya bikin lagi transportasi air disini, biar bisa menjadi kawasan pariwisata juga,” tutupnya.  (Ris)

 Komentar