Waduh Panwas dan KPU Parepare di Lapor ke DKPP

Suriadi
Suriadi

Minggu, 06 Mei 2018 17:24

Waduh Panwas dan KPU Parepare di Lapor ke DKPP
TROTOAR.ID, PAREPARE — Merasa dirugikan akan putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare yang mendiskualifikasi pasangan Taufan Pawe-Pangerang Rahim, upaya hukum terus ditempuh oleh pasangan calon nomor urut 1.

Bahkan selain mengugat keputusan KPU ke Mahkamah Agung, ketua Golkar Parepare ini juga berencana akan mengugat penyelengara Panwaslu dan KPU ke Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu (DKPP) .

“Keputusan KPU merupakan keputusan yang dipaksa, dan merupakan pembunuhan karakter, saya akan laporkan ini ke DKPP,” Kata Taufan Pawe
tadi malam di Jakarta dikutip di terkini.id

Baca Juga  Taufan Pawe Tunjuk Lima Plt Ketua DPD II Golkar

Dia mengaku sejumlah bukti pelanggaran telah yqng diduga dilakukan penyelengara telah dikumpulkan dan tim khusus nantinya yang kami bentuk akan mengambil langkah-langkah taktis kedepannya

“Saya akan bentuk tim khusus guna melaporkan ke DKPP. Saya ingin sekaligus menguji, sejauh mana DKPP menyikapi kasus ini, dan saya sedikitpun tidak gentar dan tidak akan mundur selangkahpun, menghadapi putusan yang terkesan dipaksakan,”jelasnya

Baca Juga  Sidrap Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi, Nurkanaah Tegaskan Komitmen dalam HLM TPID Sulsel

Sebelumnya, KPU Kota Parepare memutuskan bahwa Taufan Pawe dianggap telah melanggar UU Nomor 10 tahun 2016, pasal 71 ayat 3, junto peraturan KPU Nomor 3 tahun 2017 pasal 89 ayat 2

“Jadi begini, dari awal yakni tahun 2016, kita sudah menjalankan program raskin dari bantuan pemerintah pusat itu. Saat itu pemerintah memutuskan, bahwa setiap warga miskin berhak menerima satu sak beras dengan berat 15 kg,” ceritanya.

Baca Juga  Maju Pilkada Barru, Malkan Amin: Saya Akan Buktikan

Berdasarkan aturan pemerintah lanjutnya, raskin itu dijual Rp1.600/kg jadi totalnya Rp24 ribu. Namun Taufan Pawe mengaku tidak tega membebankan harga tersebut ke warga.

Maka atas inisiatifnya, Pemerintah Kota Parepare dengan persetujuan DPRD memutuskan untuk menggratiskan beras raskin tersebut.(Rul)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...