Kawal Sidang Praperadilan Aji Arty, Puluhan Ibu-Ibu “Dihadang” Aparat

Suriadi
Suriadi

Selasa, 08 Mei 2018 23:20

Kawal Sidang Praperadilan Aji Arty, Puluhan Ibu-Ibu “Dihadang” Aparat
62 / 100 Skor SEO
TROTOAR.ID, SIDRAP – Puluhan perempuan yang mengatasnamakan diri Aliansi Gerakan Perempuan, melakukan aksi damai mengawal sidang praperadilan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga menjadi korban kriminalisasi aparat di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Sidrap, Selasa 8 Mei 2018.

Dengan membawa spanduk dan selebaran foto sebagai simbol perlawanan aksi dimulai dengan long march dari perempatan Jalan Ganggawa – Jendral Sudirman menuju kantor PN Sidrap.

Sayangnya, aksi ibu-ibu ini dihadang aparat yang berjaga di pintu dan halaman PN Sidrap. Peserta aksi terlihat adu mulut dengan Kasat Intelkam Poltes Sidrap di depan pintu gerbang PN Sidrap.

Baca Juga  387 JCH Sidrap Dilepas ke Asrama Haji, Bupati Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

“Kami kecewa terhadap pihak Polres karena melarang kami masuk melihat jalannya sidang praperadilan. Kami mau mengetahui juga ada apa sebenarnya kasus aji arty. Ini wujud solidaritas kami terhadap aji arty,” kata Eka Ambarwati, kordinator lapangan usai membubakan diri.

Menurut Eka, peserta aksi tersebut datang tanpa membawa benda yang berbahaya. Aksi ini kata dia sebagai bentuk dukungan moril bagi Aji Arti yang masih ditahan di Polda Sulsel.

Baca Juga  Jubir NH: IYL-Cakka Belum Memenuhi Syarat Pencalonan

“Penangkapan Aji Arti korban kriminalisasi, tidak berdasar hukum. Terjadi perampasan kemerdekaan dan kebebasan individu dilakukan oleh aparat kepolisian;

Katanya lagi, pasal yang di adukan adalah UU ITE, delik aduan, sehingga butuh klarifikasi terhadap terlapor baru di lakukan upaya paksa. Sehingga jelas bahwa ini tendensius. “Jadi jelas motif politis! Bukan karena motif adanya dugaan bukti permulaan yang kuat,” tegasnya lagi.

Bukan sampai disitu, mereka juga mengatakan bahwa penegak hukum menggunakan pasal karet. Para petinggi parpol dan anggota DPRD melaporkan Aji Arty di Polres pukul 20.00 dan tangkap pukul 20.00.

Baca Juga  Jadi Pengedar, Polisi Amankan Pasutri di Sidrap

“Kasus Aji Arty ini juga mencatut nama FPI sebagai korban. Ternyata FPI tidak pernah memberikan tugas kepada Andi Sose melapor dan FPI tidak pernah merasa menjadi korban,” tutup Eka.

Untuk diketahui, Aji Arty mengajukan praperadilan ke PN Sidrap. Hari ini digelar sidang pertama dengan agenda pembacaan permohonan praperadilan dan tuntutan oleh kuasa hukum.

Dalam sidang yang berlangsung juga terlihat perwakilan dari Polres Sidrap mewakili Kapolres sebagai termohon atau terdakwa.(Ris)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...