Kembangkan SDM KISP Gelar Bimtek PPID

Suriadi
Suriadi

Rabu, 09 Mei 2018 14:02

Kembangkan SDM KISP Gelar Bimtek PPID
TROTOAR.ID, MAKASSAR – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) Sulsel menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peran PPID dalam Peningkatan Pelayanan Informasi Berbasis IT Bagi SKPD. Bimtek ini diikuti pejabat PPID lingkup Provinsi Sulsel dan kabupaten/kota se Sulsel.

Kepala Bidang Informatika Dinas Komunikasi Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) Sulsel, Badaruddin, mengatakan, seiring keterbukaan informasi publik, peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) diharapkan dapat mewujudkan pemerintahan yang baik, transparan, efisien dan akuntabel. Karena itu, Dinas KISP Sulsel menyelenggarakan bimbingan teknis untuk PPID.

Baca Juga  Momentum HKN 2022, Bupati Bantaeng Ajak Seluruh Nakes Semakin Solid Demi Kebaikan di Bantaeng

“Bimtek PPID ini untuk memberikan pendidikan dan keterampilan bagi PPID dalam menjalankan tugasnya, sehingga maksimal dalam melayani masyarakat dalam memperoleh informasi publik,” kata Badaruddin, menyampaikan laporannya dalam Bimbingan Teknis Peran PPID Dalam Peningkatan Pelayanan Informasi Berbasis IT Bagi SKPD Lingkup Provinsi Sulsel dan Kabupaten/Kota se Sulsel, di Hotel Prima Makassar, Rabu (9/5).

Sementara, Staf Ahli Bidang Hukum Pemprov Sulsel, Abdul Haris, mewakili Pelaksana Tugas Sekprov Sulsel, saat membuka bimtek, mengatakan, bimtek ini mempunyai makna yang strategis, karena berkaitan dengan peningkatan kompetensi pejabat PPID. Bimtek ini tidak sekedar formalitas belaka, karena PPID menjadi barometer pelaksanaan good governance.

Baca Juga  Erwin Aksa Kukuhkan Empat Komunitas Relawan Appi-Rahman Lintas Profesi

“Riwayat pembentukan PPID adalah tuntutan keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Yang menjadi ujung tombak keterbukaan informasi publik, kata Abdul Haris, adalah PPID. Tanpa dukungan PPID, good governance tidak akan bisa kita capai.

“Bimtek harus diselenggarakan secara berkala. Karena selalu ada perubahan mekanisme pelayanan dan perubahan aturan, yang wajib dipahami oleh PPID,” imbuhnya.

Baca Juga  ASN Luar Sulsel Ikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di Rujab Gubernur

Menurut Abdul Haris, salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya sinergitas PPID di provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, PPID perlu diback up dengan pembiayaan.

“Sekarang sudah ada tunjangan TPP.  Dan saya harap PPID menjadi tunjangan TPP yang lebih tinggi, mengingat tugas mereka sangat dominan. Kalau masih rendah, tentu harus dievaluasi mengingat tugas pokok PPID sangat strategis,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas KISP Sulsel, Andi Hasdullah. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 November 2026 16:01
Golkar Sulsel Bergerak hingga Akhir 2026, IAS Bidik 22 Kursi di DPRD Provinsi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebulan terakhir, perhatian publik politik di Sulawesi Selatan tertuju pada Partai Golkar.  Partai berlambang pohon beringin...
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...