TROTOAR.ID, MAKASSAR — Peluang Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Idnria Mulyasari Pramastuti (DIAmi) belum dipastikan apakah pasangan yang menggunakan jalur perseorangan ini akan menjadi konstestan dalam pemilihan WAlikota dan wakil Wali Kota Makassar 27 Juni mendatang.
Namun bila KPU ngotot tidak mengikutkan pasangan DIAmi di Pilkada Makssar, maka hal tersebut tidak saja merugikan pasangan DIAmi akan tetapi hal tersebut akan berdampak besar pada suara paslon di Pilgub Sulsel, yaitu Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).
Mengingat afiliasai politik antara DIAmi dan IYL-Cakka, bukan sebuah rahasiah yang harus di tutup secara rapat, melainkan hal itu sudah menjadi konsumsi publik,
dimana Danny Pomanto dan IYL-Cakka punya kedekatan dan kepentingan yang sama di pilkada serentak.
Baca Juga :
Bahkan keduanya sering terlihat dalam berbagai kesempatan kompak melontarkan komitmen untuk saling mensupport gerakan politik antara DIAmi dan IYL-Cakka.
Hal tersebut pun dibenarkan oleh Ketua Tim Rumah Kita IYL-Cakka, Bahar Ngitung. anggota DPD RI ini menganggap bila DIAmi dan IYL-CAKKA memiliki kepentingan yang sama di pilkada, salah satunya bisa mendompeng suara signifikan IYL-Cakka di Kota Makassar.
“Tidak dipungkiri bila hal itu memang dibutuhkan, sebab ada tim Danny yang juga menjadi tim kita. dan kami sama-sama memiliki kepentingan di pilkada serentak, khususnya pada pengaruh perolehan suara kita di Makassar. via telepon selulernya, Kamis (17/5/2018).
Meski demikian, Bahar Ngitung menilai, bila pasangan DIAmi tidak jadi maju di pilkad Makassar hal itu tak terlalu berdampak buruk pada kerja tim dan perolehan suara IYL-Cakka nantinya di Kota Makassar.
Sebab kata dia, IYL-Cakka dan DIAmi di Pilwalkot Makassar adalah dua hal yang berbeda, dan suloit dikatakan akan saling menguntungkan, mengingat tidak semua pemiliha DIAmi akan menenetukan pilihan yang sama di Pilgub.
mengenai hal tersebut Obama mengungkapkan tim IYL-Cakka memiliki strategi tersendiri mengantisipasi hal tersebut. Namun dirinya juga merasa prihatin atas nasib yang dialami DIAmi.
“Kami prihatin atas kondisi yang terjadi di Makassar, tapi ini adalah proses hukum, biarlah hukum yang menentukan semuanya maju tidaknya DIAmi,” katanya.
Disisi Lain pengamat Komunikasi Politik UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad beranggapan, pengaruh DIAmi atas perolehan suara kandidat di pilgub di Makassar, memang memiliki pengaruh.
“Apa saja dalam politik bisa terjadi, namun perlu diingat prilaku politik masyarakat, mengingat tidak semua pemiliha DIAmi akan memilih IYL-Cakka, dan semua di ukur dari pendekatan politik anatar kandidat dengan kandidat,” kata Firdaus Muhammad.




Komentar