Praktik Jekkong di Pilgub, Risman: Hati-hati “Maling Teriak Maling”

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 26 Mei 2018 17:47

Ketua OKK DPD I Golkar Sulsel Risman Pasigai
Ketua OKK DPD I Golkar Sulsel Risman Pasigai
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ketua OKK DPD I Golkar Sulsel Risman Pasigai mengingatkan semua pihak bahwa tema sentral yang diangkat dalam Pilkada 2018 adalah menjalankan politik secara beradab.

Para calon kepala daerah diingatkan untuk waspada atas segala upaya kampanye hitam (black campaign).‎

Pernyataan itu disampaikan Risman setelah melihat fenomena maraknya black campaign yang beredar jelang tahapan pemilihan Pilgub Sulsel terutama yang dialamatkan ke pasangan nasionalis religius NH – AZIZ seperti Selebaran Gelap tersebar secara massif di beberapa daerah yang berisikan konten konten yang dapat mengundang antipati masyarakat , SMS Blas, serta upaya penggiringan opini publik melalui akademisi untuk menyerang lawan politik. Risman menyatakan, hal itu mengingatkan semua pihak agar menentang politik hitam, yang menggunakan segala cara untuk meraih kekuasaan.

Baca Juga  Abdul Latif dan Darwis Bastama Bukber di Kediaman Sekretaris Golkar Pinrang

“Waspadailah kampanye hitam yang dilakukan secara sistemik melalui rekayasa pelanggaran moral, isu korupsi, dan berbagai isu lainnya termasuk ujaran kebencian dan memecah-belah antara calon dan parpol pengusungnya,” kata ‎Risman.

Baca Juga  Aktivis dari Sulsel Protes Perlombaan Orasi Piala Kapolri di Hari HAM: Cukup Usut Tuntas Kasus Munir dan Papua!

Bahkan, Risman menjelaskan, pelaku black campaign sangat lihai dalam melakukan rekayasa. Seperti, lanjutnya,cara-cara lempar batu sembunyi tangan, bahkan tak segan untuk menuduh orang lain atas tindakan yang dilakukannya.

“Ini yang lucu tapi harus tetap hati-hati, karena black campaign sekarang ini ada maling teriak maling. Dia yang lakukan, tapi seolah-olah menasehati untuk waspada,” ujar Risman.

Baca Juga  Mengenang Ibu Ani, SBY Kumpul Seluruh Ketua DPD PD Se Indonesia

Pilgub Sulsel ini, Juru Bicara NH-Aziz itu juga berharap seluruh pihak tidak menggunakan cara-cara jekkong disetiap tahapan pilkada. Mulai dari tahap kampanye hingga pencoblosan nanti, kata Risman, praktik jekkong patut diwaspadai.

“Karena kami percaya, kami diajari di dalam berpolitik ini bahwa siapapun yang menghalalkan segala cara tidak akan menang. Mereka akan dikalahkan oleh kekuatan rakyat itu sendiri,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Daerah25 Oktober 2026 22:47
Rujab Bupati Sidrap Jadi Panggung Prestasi Sains, Syaharuddin Alrif Dorong Lahirnya Generasi Unggul
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO SIDRAP, Trotoar.id — Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidenreng Rappang menjadi panggung apresiasi bagi pel...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...