Kenapa Program SMK Unggulan Gratis Langsung Kerja?

Suriadi
Suriadi

Senin, 04 Juni 2018 23:13

Kenapa Program SMK Unggulan Gratis Langsung Kerja?
TROTOAR.ID, MAKASSAR —  Pada pemilihan gubernur propinsi Sulawesi selatan yang diikuti empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini telah menawarkan beberapa program andalan mereka kepada masyarakat.

Salah satu program yang cukup seksi dan menarik perhatian publik adalah milik pasangan calon gubernur/wagub no. urut 2, Agus Arifin Nu’mang – Tanribali Lamo, yakni SMK unggulan gratis langsung kerja.

Berdiskusi bersama cagub Agus AN yang juga mantan Wakil Gubernur Sulsel 2 periode ini di sebuah cafe di bilangan jl. Heetasning Makassar, Minggu (03/06/18) malam sambil mengorek alasan lebih detail tentang program SMK Unggulan Gratis Langsung kerja ini.

Agus AN yang berpasangan dengan sang jendral bintang 2, Tanribali Lamo ini menyebutkan beberapa alasannya, yakni :

1. Kenapa SMK? karena pemerintah propinsi memiliki kewenangan pada tingkat SMA/ SMK dan sederajat. SMK sudah berbasis kejuruan, tinggal kita tingkatkan kualitas dan keterampilannya saja, untuk SMA akan mengikut. Sedangkan, untuk SD dan SMP itu adalah pada ranah kewenangan Bupati/Walikota daerah masing-masing sesuai aturannya.

2. Kita tidak ingin lagi melihat ada anak usia Sulsel ini putus sekolah hanya karena biaya saja.

3. Kita tidak ingin generasi muda kita setelah tamat SMK kalau tidak lanjut ke perguruan tinggi pasti menganggur. Kita ingin mencetak generasi muda yang handal, kreatif dan mandiri, yang ketika pun dia lanjut kuliah sudah bisa biayai dirinya sendiri tanpa beban orang tuanya.

4. Kedepan kita ingin SMK untuk dikelas 3/XII ful praktek lapangan, jadi memang sudah di persiapkan untuk terjun ke lapangan kerja sesuai bidang dan jurusannya, misalnya jurusan penerbangan maka kita akan membuka SMK Penerbangan. Para lulusannya nanti akan mengisi job-job di bandara-bandara.

5. Saya dan Pak Tanribali sangat berharap kedepan, agar tenaga kerja asing (TKA) di Sulsel kembali ke kampungnya, terutama yanh mengisi di pertambangan. Kasihan jika tambang kita di kelola oleh tenaga asing, contoh PT. Vale/ Inco di Luwu Timur, Smelter, begitu pun di Sulawesi Tengah dan Sultra.

Makanya, kami ke depan akan membuka SMK Pertambangan untuk mencetak generasi lokal kita, mempersiapkan generasi kita untuk mengelola sendiri asetnya, tambang di daerahnya.

Saya sangat yakin keberadaan TKA di Sulsel tidak akan lama,mereka akan pulang ke negaranya masing-masing, dan tentu kita perlu mempersiapkannya sejak dini untuk menggantikan para TKA tersebut.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga11 Juni 2026 23:54
Piala Dunia 2026: Format Terbesar Sepanjang Sejarah, Jadwal Padat dan Taruhan Global
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung selama lebih dari satu b...
Metro11 Juni 2026 23:35
Pemkot Makassar Perkuat UMKM Lewat KUR, PKL Hasil Penataan Kota Difasilitasi Akses Modal
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diperkuat melalui per...
Internasional11 Juni 2026 23:24
Pembukaan Piala Dunia 2026: Megah, Sarat Pesan, dan Penuh Taruhan Global
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan hiburan, melainkan panggung unjuk kekua...
Daerah11 Juni 2026 23:04
Bupati Sidrap Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026 atas Kinerja Ketahanan Pangan
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melalui penghargaan...