TROTOAR.ID, MAKASSAR — Minimnya keterwakilan Perempuan di Parlemen, hingga membuat kepentingan kaum perempuan kadang terabaikan, mendorong Bakal Calon Legislatif Perempuan dari Partai Berkarya Asiani untuk maju di Pileg 2019.
Asiani yang maju melalui Daerah Pemilihan Makassar 1 yang terdiri dari tiga kecamatan yakni Ujung Pandang, Makassar dan Rappocini memiliki ambisi jika keterwakilannya di parlemen dapat mengawal seluruh aspirasi kaum emmak-Emmak .
Menurutnya representasi perempuan di parlemen sangat penting, mengingat masih banyaknya persoalan perempuan yang belum dapat di wakili oleh wakil rakyat saat ini
Baca Juga :
“Perempuan perlu mengambil peran dalam menentukan kebijakan, sehingga kepentingan perempuan bisa terakomodir dalam berbagai aspek,” kata Asiani Kamis (13/9/2018).
Menurutnya, perwakilan perempuan dalam lembaga pemerintah seperti parlemen menjadi penting keberadaannya dalam rangka memproduksi kebijakan-kebijakan yang berbasiskan pada pengalaman dan kebutuhan perempuan.
Terutama terkait masalah-masalah seperti angka kematian perempuan melahirkan, pelecehan seksual, dan buruh perempuan masih belum tertangani dengan optimal karena minimnya kebijakan menyangkut isu-isu perempuan.
Masalah-masalah terkait perempuan hampir terjadi di seluruh Indonesia termasuk Makassar. Sehingga kebijakan yang diambil nanti harus pro terhadap perempuan.
“Saya kira dengan kebijakan kuota 30 persen perempuan, harus dimanfaatkan oleh tokoh perempuan untuk mengambil peran dalam pemerintahan,” tambahnya lagi.
Dengan modal sosial yang ia miliki saat ini, Asmawati mengaku bisa meraih dukungan maksimal di dua Kecamatan tersebut. Baik dari kalangan perempuan maupun dari kaum lelaki.
“Saya selama ini aktif dalam kegiatan sosial, dan mengawal keluhan masyarakat di di beberapa daerah di kota Makassar ,” pungkasnya. (UPI)




Komentar