Mengaku Jadi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng, Warga Sidrap Ditangkap Polisi

Suriadi
Suriadi

Kamis, 11 Oktober 2018 19:10

Mengaku Jadi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng, Warga Sidrap Ditangkap Polisi
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ada-ada saja ulah seseorang untuk manfaatkan korban bencana alam yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, untuk mencari keuntungan pribadi.

Seperti yang dilakukan Mansur (46), Warga Amparita Kabupaten Sidrap, yang tega mengaku sebagai korban gempa dan tsunami palu, meminta belas kasih dari warga yang ingin menyalurkan bantuan sumbangan kepada dirinya sebagai salah satu korban bencana alam di Sulteng.

Baca Juga  BNPB Perpanjang Masa Tanggap Bencana di Sulteng

Namun apa yang dilakukannya harus terhenti setelah jajaran kepolisian dari Polrestabes Makassar mengamankannya dirinya, setelah jajaran kepolisian mendapat aduan masyarakat akan maraknya SMS yang meminta sumbangan untuk korban bencana alam.

“Saat pengungkapan, pelaku tidak sementara melakukan aksinya. Di rumah pelaku kami mengamankan 8 handphone, satu Laptop. Ada 13 modem yang dipakai pelaku menjalankan aksinya,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto.

Baca Juga  Dibantu Jatanras Polda Sulsel. Polisi Lumpuhkan Penebas Brigpol Suardi di Toli-toli

Mansur dalam menjalankan aksinya, setelah mengetahui jika Kita Palu, dilanda gempa dan tsunami, yang kemudian dirinya mengirimkan SMS kesejumlah nomor telpon dengan cara acak dengan modus meminta bantuan.

“Saya awalnya melihat di televisi banyak korban berjatuhan, banyak yang meminta bantuan untuk membantu korban jadi saya berfikir untuk meminta bantuan melalui transfer uang via ATM,” kata Mansur saat ditemui di Polrestabes Makassar, Kamis (11/10/2018).

Baca Juga  Buka Muscab X Bersama FKPPI, Bupati Luwu Utara Sebut Organisasi “Legend” dan Pencetak Generasi Hebat

Darinpengakuan korban, pelaku telah melakukan aksinya selama dua pekan terakhir, sejulak musibah gempa dan tsunami melanda palu dan sekitarnya, dan dari aksinya pelaku mamoubdutahan keuntungan sebesar Rp 10 Juta Rupiah

“Saya sudah melakukan ini selama dua minggu lebih, dan uang yang saya hasilkan dari situ untuk buat beli beras, serta untuk keperluan sehari-hari,” jelasnya. (Los)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...