Terkait Fee 30 Persen, Bareskrim Mabes Polri Telah Memeriksa Ketua dan Anggota DPRD Makassar

Suriadi
Suriadi

Senin, 05 November 2018 20:44

Terkait Fee 30 Persen, Bareskrim Mabes Polri Telah Memeriksa Ketua dan Anggota DPRD Makassar
TROTOAR.ID — Badan Reserse Kriminal Umum dan KHusus (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) Polri terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi kasus pemberian fee 30 persen pada anggaran sosialisasi visi keamatan se Kota Makassar.

Bahkan saat ini sudah ada 16 legislator DPRD Kota Makassar, termasuk Ketua DPRD Kota Makassar Fariuk M Betta yang telah menjalani pemeriksaan Direktorat tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri

Direktur Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Erwanto Kurniadi menyebutkan ke 16 Legislator yang telah memberikan keterangan kepada penyidik, berkedudukan sebagai Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi serta sejumlah unsur Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Kota Makssar

Mereka yang telah di Periksa yakni Farouk M Betta (Ketua DPRD Makassar dari F Golkar) Adi Rasid Ali (Wakil Ketua DPRD Makassar dari F PD) Indira Mulya Sari (Mantan Wakil Ketua DPRD Makassar dari F NasDem) Herik Horas (Wakil Ketua DPRD Makassar dari F Gerindra) Abdul Wahab Tahir (Ketua Komisi A dari F Golkar ).

Baca Juga  Kejaksaan Dalami Dugaan Korupsi Proyek di Pemda Barru

Kemudian Fachruddin Rusli (Anggota Komisi C dan Banggar dari F PPP) M Zaenal Daeng Beta (Komisi A dan Bamus dari F PAN), Irwan Jafar (Komisi A dari F NasDem ), Mesakh Remond (Komisi A dari F PDIP), Rahman Pina (Ketua Komisi C dari F Golkar), Supratman (Komisi D dan Banggar dari F NasDem), Susuman Halim (Komisi C dan Banggar dari F PD) Kemudian Abdi Asmara (Komisi A dari F PD), Busranuddin Baso Tika (Komisi A dari F PPP), Jufri Pabe (Komisi A dari F Hanura) dan Sangkala Saddiko (Komisi C dari F PAN).

“Ia sudah ada 16 Anggota DPRD Makassar yang bisa memerhatikan biaya kasus 30% itu,” ungkap Direktur Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Erwanto Kurniadi.

Baca Juga  PKS Coret Dua Calegnya di Dapil 10

Selain 16 anggota DPRD Kota Makssar yang telah menjalani pemeriksaan Mabes Polri juga telah memanggil sejumlah saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan pemberian fee 30 persen melalui anggaran sosialisasi kecamatan

bahkan ada sekitar 288 orang yang telah di kintai keterangan oleh pihak penyidik diantaranya 75 orang peserta sosialisasi, 92 Orang lurah, 29 Orang narsum, empat perusahaan vendor, dua orang kurir, 15 orang camat, 18 orang kasubbag, empat orang TAPD, empat orang BPKAD Pemkot Makassar dan 15 orang bendahara.

“Sementara yang belum menjalani pemeriksaan hingga saat ini terdapat 61 orang, campuran tapi yang mayoritas mereka menjabat sebagai lurah. 61 orang tersbeut belum menjalani pemeriksaan bukan karena berhalangan namun harus bergantian,” ungkap Direktur Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Erwanto Kurniadi dikutip dilaman Rakyatku.Com

Baca Juga  Gelar Raker, Komisi C Minta Dinas PU Jelaskan Rincian Program APBD P 2020

Namun Perwira polisi berpangkat bitang satu tersebut enggan memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Bareskrim terhadap 288 orang tersebut.

Namun, ia tidak menampik bahwa akan ada tersangka baru yang menemani mantan kepala BPKAD Kota Makassar Erwin Syafruddin Haiya.

“Tersangka baru itu sangat tergantung dari hasil pemeriksaan dan fakta-fakta yang diperoleh oleh penyidik dari hasil pemeriksaan nantinya. Tersangka baru akan muncul setelah semuanya telah diperiksa oleh penyidik,” Tambahnya

Sebelumnya, mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar Erwin Syafruddin Haiya sudah ditetapkan sebagai tersangka. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...