TROTOA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Bupati Pakpak Barat Remigo Yolando Berutu terkait dugaan suap proyek di Dinas PUPR beserta lima orang lainnya.
Penangkapan Remigo Yolando bersama sejumlah orang dilakukan KPK di kota Medan dan Jakarta dan diduga Bupati Pakpak barat telah menerima suap ratusan juta atas proyek PUPR.
“Iya benar ada kepala daerah di amankan di kota Medan Sumut, selain itu tim dilapangan juga mengamankan lima orang yang diduga terlibat,” Kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.
Baca Juga :
Saat ini para orang yang diamankan tim KPK, masih dalam pemeriksaan dan KPK memberi waktu 1×24 jam untuk menentukan status para mereka yang diamankan.
Sementara itu Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, para yang diamankan dalam operasi tangkap tangan, terkait kasus pembangunan infrastruktur yang dikelola oleh dinas PU di Pakpak.
“Dari kegiatan ini teridentifikasi dugaan transaksi terkait proyek dinas PU di Pakpak Bharat. Diduga penerimaan telah terjadi beberapa kali, dengan nilai ratusan juta. Sebagian dari uang tersebut diamankan tim dan dibawa ke Jakarta,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan kepada detikcom, Minggu (18/11/2018).
Namun, Basaria tak menjelaskan secara rinci jumlah uang yang diduga sebagai suap tersebut. Basaria juga tak menyebut detail proyek yang dimaksud.




Komentar