TROTOAR.ID — Seoramg pemuda berusia 30 tahun, merasa kesakitan setelah timah panas yang keluar dari pistol milik polisi menembus tubuhnya, lantaran Syain Kadir alias Iin, 30, tega membunuh ibu kandungnya Bawi (60), Sabtu kemarin,
Selain membunuh ibu kandungnya Syain juga ikut menghabisi nyawa tantenya
Hatnah (70), serta adiknya Mariana (25) yang ikut menjadi korban dari kebringasan Syain, peristiwa tersebur terjadi di wilayah Murung Baki, Kelurahan Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Barito Timur, Kalimantan Tengah.
Angota Polsek yang mengetahui insiden pembantaian tersebut langsung menuju lokasi, dan menemukan pelaku, saat hendak diamankan Pelaku melakukan perlawanan, dengan mengejar petugas dengan sebilai parang.
Baca Juga :
Tak ingin ada jatuh korban, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka tindakan tegas dengan menembak paha pelaku (tersangka).
“Tersangka dilumpuhkan dengan ditembaki kakinya (paha, red). Namun, ia masih berusaha mendekati petugas. Karena terancam, tembakan kedua diarahkan ke tubuh tersangka. Mengenai bagian depan perut tembus ke bagian belakang,” beber kapolsek.
Meski tersangka sudah tertembak, di kaki, tersangka tetap mencoba melarikan diri lewat belakang belakang rumah tetangganya, hingga berhasil diamankan.
“Usai diamankan pelaku langsung di bawah ke Puskesmas Ampah. Namun meskipun telah mendapat perawatan medis, tersangka akhirnya meninggal dunia,” katanya.
Menurutnya, kasus pembantaian tersebut saat ini belum diketahui motifnya, sehingga pihak kepolisian masih menunggu keterangan Adik tersangka yang masih dalam perawatan medis, dikarenakan korban mengalami luka bacok pada bagian dada.
“Kapolres AKBP Zulham Effendy juga sudah menyambangi langsung dan memberikan santunan kepada keluarga untuk biaya pemakaman para korban,” tutupnya.




Komentar