TROROAR.ID, MAKASSAR — Enam kandidat akan bersaing pada Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang di gelar di Yogyakarta, enam kandidat yang akan bersaing rersebut akan mengantikan posisi Dahnil Azhar ketua PP Pemuda Muhammadiyah.
Keenam kader PM tersebut yakni Ahmad Fanani (wiraswasta) Ahmad Labib, (terafiliasi pada partai politik) Andi Fajar Asti, Faisal (Akademisi) Muhammad Sukron (terafiliasi pada partai politik) dan Sunanto, (Aktivis sosial)
Keenam nama tersebut diputuskan dalam
Tanwir Pra-Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Kemarin 25 November 2018, dan pemilihan ketua PM juga nantinya akan dilakukan dengan sistem voting manual yang remcana akan di gelar Selasa besok di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Baca Juga :
“Sudah fix ada enam kandidat yang akan bersaing memperebutkan suara kader Pemuda Muhammadiyah yang akan memperebutkan 1.200 suara peserta Muktamar Pemuda Muhammadiyah,” Jelas Irfannusir Rasman di sela pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Senin, 26 November 2018.
Selain menetapkan empat kandidat, Tanwir juga menetapkan 12 timnformatur dari 42 calon formatur yang diusulkan, meskipun ada kandidat maupun formatur yang memiliki afiliasi dengan partai politik katanya hal itu tidak berpengaruh.
“Yang pasti, latar belakang apapun, semua kandidat punya kredibilitas, meski berafiliasi dengan parpol hal itu tidak mempengaruhi proses,” tambahnya
Pemilihan calon ketua umum Pemuda Muhammadiyah sendiri juga di ikuti 1.200 pemegang hak suara, yang berasal dari Pengurus wilayah dan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota.
Sementara itu ketua PP Muhammadiyah
Haedar Nashir berharap muktamar Pemuda Muhammadyah dapat berjalan sesuai dengan spirit Al-Mujadilah ayat 11, dan menjadikan momentum muktamar sebagai neraca perjalanan selama ini
“Dalam satu periode ini, pemuda Muhammadiyah telah banyak melakukan terobosan bagi persyarikatan, umat dan bangsa,” Pungkasnya (**)




Komentar