Pasukan TNI-Polri Temukan Tiga Pekerja Selamat di Hutan Papua

Suriadi
Suriadi

Senin, 10 Desember 2018 18:49

Pasukan TNI-Polri Temukan Tiga Pekerja Selamat di Hutan Papua
TROTAR.ID — Tim Bangungan TNI-POlri yang menyisir distrik Nduga, Mbua, Papua menemukan tiga korban pembantaian sadis oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dibawah Komando Organisasi Papua Merdeka dalam keadaan selamat.

Ketiga korban yang selamat kini telah berada di pos pengamanan TNI di Mbua, yakni Petrus Tondi (42) Toding Allo (21) dan Saputra (26), Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan jika ketiga korabn selamat tersebut kini telah diamankan oleh pasukan gabungan TNI-Polri.

Baca Juga  Kembali Mahasiswa dan Buruh di Makassar Unjuk Rasa Tolak UU Ciptaker

“Ada tiga orang yang ditemukan selamat dari insiden pembantaian sadis yang dilakukan kelompok separatis OPM, dan ketiganya kini dalam pengamanan tim gabungan TNI-Polri,” Jelasnya

Kamal menjelaskan, informasi penemuan tiga pekerja tersebut berasal dari informasi radio satelit SSB Pos MBua dan SSB Yigi yang memberikan kabar ditemukannya tiga orang selamat dari pengejaran kelompok KKB.

Informasi tersebut didapatkannya, sejak pagi tadi, dan saat ini ketiga pekerja tersebut akan segera di evakuasi oleh personil gabungan TNI-Polri yang mengejar kelompok KKB dibawah kendalai OPM.

Baca Juga  Penyaluran Bantuan Di Posko TNI AL, Diserbu Perahu Nelayan Di Pantai Lanal Mamuju

Namun ketiga pekerja yang dinyatakan selamat tersebut merupakan pekerja Bangunan Balai desa di distrik Yigi, yang pada saat kejadian kelompok separatis KKB melakukan penyisiran untuk mencari warga pendatang, yang kemudian ketiganya melarikan dirikedalam hutan.

“Mereka adalah pekerja bangunan Balai desa, dan bukan pekerja Istaka Karya yang mengerjakan proyek jalan trans Papua,” Tambah Kamal.

Lanjut Kabid HUmas Polda Papua, dia mengatakan, masih terus berkoordinasi dengan tim di lapangan apakah ketiag korban selamat tersebut akan di evakuasi ke Wamena atau Timika.

Baca Juga  Brangkas Narkoba di UNM, Kapolda Sulsel : Jaringan Warga Binaan Lapas Bone dan Rutan Jeneponto

“kita masih menunggu koordinasi tim evakuasi, apakah korban akan di evakuasi melalui wamena atau Timika,” Tambahnya.

Lanjutnya jika saat ini personil gabungan yang terdiri dari 40 orang pasukan terlatih TNI-Polri, dari yinif 751 adan brimob Polda Papua masih melakukan pencarian korban yang sat ini belum ditemukan, sekaligus mengejar keberadaan kelompok Separatis sadis yang telah membantai puluhan pekerja di distrik Nguda, Papua. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...