Air Laut Naik Setinggi 2 Meter Terjadi di Gorontalo.

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 25 Desember 2018 03:38

Pasang AIr LAut
Pasang AIr LAut
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Tsunami kini menjadi isu yang cukup menakutkan bagi sejumlah masyarakat yang tinggal diwilayah pesisir, seperti yang dialami warga di Desa Mutiara Laut, kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontala, yang sempak dibuat panik akan naiknya aor laut setiggi dua meter, Senin malam (24/12/2018).

Pasang ari laut setinggi dua meter membuat sejumlah warga was-was, peristowa tersebut terjadi pada puku 20.00 wita, apa lagi air laut yang pasan sempat meremdam sejumlah rumah warga.

“Air pasang yang terjadi pukul 20.00 WITA, cukup tinggi hingga diperkirakan setinggi dua meter, dan menyebabkan sejumlah rumah tergenang air laut,” ujar Sriyati Mantemas, warga Dusun Dua Labuan Dolong, Desa Mutiara Laut, seperti Suara.com.

Sriyanti mengungkapkan kepanikan warga terjadi akibat akibat fenomena tsunami yang belakangan ini melanda sejumlah daerah di Indoensia, apa lagi peristiwa pasanganya air laut setinggi dua meter merupakan kejadian pertama , yang sebelumnya tidak pernah terjadi.

Meskipun diakuinya selama bermukin di desa tersebut diakuinya jika setiap akhir tahun, air laut sering naik, namun baru pertama kali air laut naik hingga merendam sejumlah rumah warga, yang mengakibatkan warga panik.

Air lagi air laut yang naik kepemukiman penduduk terjadi hingga dua jam lamanya, dan ketinggian ari laut melewati tanggul penahan ombak yang ada di sepanjang sepanjang bibir pantai Mutiara Laut.

Meski demikian diakuinya jika belum ada warga yang mengungsi akan peristiwa tersebut, meskipun sejumlah rumah tergenang merupakan rumah panggung yang masih aman genangan air

“Kami disini siap siaga saaja untuk mengungsi, dan kondisi air pasang terus tinggi, namun kini sudah berangsur surut,” ujarnya.

Bahkan warga setempat juga telah melakukan gotong royoong untuk mengangkat material bangunan milik beberapa kepala keluarga penerima bantuan pembangunan rumah sehat layak huni.

Sementara itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo Utara, melalui Kepala Seksi Pencegahan Yayan, menyatakan jika pihaknya telah menyebarluaskan informasi terkait imbauan kewaspadaan kepada pemerintah darerah dan amsyarakat terhadap gelombang tinggi yang dapat saja melanda wilayah perairan.

“Kami berharap, masyarakat tidak mudah mempercayai berita-berita bohong (hoaks) selain yang disampaikan resmi oleh pihak BMKG, agar tidak menimbulkan kepanikan,” ujarnya. (**)

Baca Juga  Innalillah, Kadis Sosial Pasangkayu Hembuskan Nafas Terakhirnya di Tenda Pengungsian Gempa Mamuju

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...