Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak Banjir Kemensos Tambah Alokasi Dana Bantuan Buat Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 27 Januari 2019 14:46

Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak Banjir Kemensos Tambah Alokasi Dana Bantuan Buat Sulsel

TROTOAR.ID — Kementerian Sosial RI menambah alokasi bantuan untuk penanganan banjir dan tanah longsor di Sulawesi Selatan.

“Total bantuan sebesar Rp2,6 miliar untuk logistik tanggap darurat, santunan ahli waris dan peralatan kebersihan lingkungan untuk percepatan pemulihan pemukiman dan lingkungan terdampak bencana,” tutur Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita disela-sela mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja di Makassar, Minggu.

Menteri Agus merinci bantuan logistik disalurkan masing-masing untuk Dinas Sosial Provinsi Sulsel sebesar Rp874 juta, untuk Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto sebesar Rp390 juta, dan untuk Dinas Sosial Kota Makassar sebesar Rp156 juta.

Selanjutnya santunan bagi ahli waris korban meninggal untuk 68 korban meninggal yang diberikan dalam dua tahap. Tahap pertama disalurkan sebesar Rp555 juta untuk ahli waris 37 korban meninggal.

“Pemerintah juga menyerahkan bantuan peralatan kebersihan lingkungan senilai Rp700 juta untuk Kabupaten Jeneponto yang wilayahnya terdampak cukup parah. Mudah-mudahan bisa segera mempercepat pembersihan dan pemulihan kondisi di sana,” katanya.

Baca Juga  PJ Bupati Luwu Terima Kasih Untuk Semuanya

Peralatan kebersihan meliputi 600 cangkul, 200 rol selang air, 200 gerobak dorong, 600 ember plastik, 600 sampu lidi bertangkai, 100 pasang sepatu boot, 400 set sarung tangan karet, 100 sekop gagang besi, 500 garpu gagang besi, 300 penampungan air, 10 unit mesin pompa air, 10 unit gergaji mesin, 500 sikat bertangkai.

“Bantuan peralatan kebersihan ini seperti halnya yang dilakukan di Kabupaten Bima, Provinsi NTT pada banjir bandang Desember 2016 dimana warga sangat memerlukan peralatan kebersihan. Dengan adanya bantuan ini, warga bisa secara mandiri membersihan rumah dan lingkungan sekitarnya dibantu relawan Tagana,” kata Menteri.

Seperti diketahui hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Sulawesi Selatan pada 22 Januari lalu.

Tercatat 53 kecamatan di 12 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir, tanah longsor dan angin kencang Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Wajo, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Kabupaten Bantaeng, Kota Makassar, Kabupaten Selayar, dan Kabupaten Takalar.

Baca Juga  PT Pelindo IV Serahkan Bantuan Untuk Korban Bencana Alam di Takalar.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat menjelaskan Kementerian Sosial telah membentuk Tim Terpadu Penanganan Korban Bencana Banjir, Longsor dan Angin Kencang Provinsi Sulsel.

“Tugas tim ini adalah melakukan pendampingan dan verifikasi data korban, mengerahkan 502 personel TAGANA Personil Tagana Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten/Kota terdampak, serta mengaktifkan klaster nasional pengungsian dan perlindungan,” terangnya.

Terkait upaya perlindungan sosial korban bencana alam, lanjutnya, telah didistribusikan Tenda Serbaguna Keluarga dan Tenda Gulung sebanyak 332 unit, pendistribusian perlengkapan tidur (velbed, kasur, selimut) sebanyak 910 unit, pembagian perlengkapan keluarga dan anak-anak sebanyak 1.118 paket, serta pembagian perlengkapan kebersihan untuk lingkungan pengungsian.

Baca Juga  Bupati Lutra Serahkan Bantuan Modal Usaha Kepada Remaja Disabilitas

Untuk pemenuhan kebutuhan makan juga telah disalurkan sebanyak 2.000 paket makanan siap saji dan lauk pauk, 15 ribu mie instan, dan pemberian peralatan dapur sebanyak 250 paket dan bahan mentah berupa lauk pauk yang didistribuskan Tagana untuk dapur umum mandiri masyarakat.

“Selain dapur umum mandiri juga ada layanan dapur umum saat ini ada 8 titik dengan masing–masing produksi 3.000 nasi bungkus/hari. Sehingga total 8 titik dapur umum yang memproduksi total 24.000 bungkus/hari,” terangnya.

Sebanyak 8 dapur umum berada di Kota Makasar yakni Pacerakang dan Tamalanrea Permai (BTP) Katimbang, 2 titik di Kabupaten Gowa yakni Posko Tagana Kab. Gowa dan Pos Kodim, satu titik di Kabupaten Takalar, satu titik di Kabupaten Jeneponto, 2 titik di Kabupaten Maros berada di Masjid Almarkas dan Masjid Agung. (RIS)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...