Trotoar id, Luwu — pasca bencana tanah longsor dan banjir di Kabupaten Luwu, bantuan dari berbagai elemen terus mengalir.
Penjabat (Pj) Bupati Luwu, H. Muh. Sale, yang secara aktif memantau perkembangan di Posko Induk Tanggap Darurat Sulawesi Selatan, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Luwu yang menjadi korban bencana,” kata Muh. Saleh saat menerima bantuan di Tribun Lapangan Andi Djemma Belopa, pada Senin (06/05/2024).
Baca Juga :
Dalam konferensi pers, Muh. Saleh menginformasikan bahwa telah dilakukan penyaluran logistik ke Kecamatan Latimojong dengan menggunakan helikopter Angkatan Udara sebanyak 3 kali pemberangkatan.
Penyaluran ini mencakup desa Pangi, Desa To’laju, dan Desa Rante Lajang.
“Pada saat pengangkutan bahan pokok, kami juga melakukan evakuasi masyarakat yang membutuhkan pertolongan, terutama mereka yang sakit. Kami telah mengevakuasi 8 orang sakit di Desa Rante Lajang, dan 7 orang di Desa To’laju,” jelas PJ. Bupati Luwu.
Selain itu, helikopter dari kepolisian juga telah mendarat satu kali dengan membawa tim medis yang diberangkatkan dari Kecamatan Latimojong.
Tim medis tersebut akan tinggal di sana untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat.
“Ada 6 orang yang tim medis kami bawa ke Desa Tibussang, dan kemudian helikopter kembali membawa 4 korban yang sakit,” tambahnya.
Tak hanya melalui udara, Pemerintah Kabupaten Luwu juga menggunakan jalur darat untuk menyalurkan bantuan, termasuk melalui kendaraan roda 2 dan roda 4.
Setiap Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Luwu telah ditugaskan untuk menyalurkan bantuan logistik.
Kendaraan rescue dari Indonesia Off-road Federation (IOF) Luwu juga turut serta dalam menyalurkan bantuan ke titik-titik yang sulit dijangkau oleh kendaraan lain.
Upaya kolaboratif ini menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam penanggulangan bencana serta evakuasi korban di Kabupaten Luwu.




Komentar