Dalami Motif Wahyu Habisi Nyawa Sitti, Polisi Lakukan Uji Forensik Digital

Suriadi
Suriadi

Selasa, 26 Maret 2019 19:06

Wahyu Jayadi Berbaju Orange Tersangka Pembunuhan Satf UNM Makassar Sitti Sulaiha
Wahyu Jayadi Berbaju Orange Tersangka Pembunuhan Satf UNM Makassar Sitti Sulaiha

TROTOAR.ID, GOWA –– Penyidik Polres Gowa terus mendalami motif dari pembunuhan yang dilakukan oleh salah seorang dosen di Fakultas Olahraga Universitas Negeri Makassar (UNM) Wahyu Jayadi terhadap teman sekantornya Sitti Zulaeha Djafar.

Selain melakukan uji kejiwaan sang dosen, polisi juga mendalami jejak digital forensik melalui handphone milik tersangka dan korban yang saat ini terus didalami pihak penyidik

Bahkan polisi akan membuka data percakapan antara pelaku dan korban selatan ini, meskipun dalam keterangannya, jika korban di habisi tersangka dikarenakan korban terlalu dalam mencapuri urusan pribadi keluarga pelaku yang juga tetangga rumahnya.

“Kita terus mendalami motifnya termasuk menguji kejiwaan pelaku dan menjajaki digital foreknsi, untuk mencari tahu percakapan pelaku dan korban,” ungkap AKP Tambunan Humas Polres Gowa via telepon selulernya Selasa (26/3).

Dimana pihak kepolisian juga telah melakukan test kejiwaan tersangka hari ini dan itu dilakukan di RS Bhayangkara Makassar hari ini, guna mengetahui kejiwaan ppelak.

Bahkan uji forensik digital kata Tambunan juga akan membuka data-data percakapan, tujuannya untuk mendalami motif pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap wanita beranak tiga tersebut

“Kita akan buka data percakapan korban dan tersangka, hal itu untuk mendalami apa motif di balik tersangka tega menghabisi nyawa korban, ” Tegas AKP Tambunan.

Meskipun berdasarkan pengakuan tersangka, jika korban jiwa gin terlalu mencampuri urusan pribadinya, polisi tidak serta merta mempercayai hal tersebut dan akan mendalami melalui percakapan keduanya yang ada di handpone milik korban dan pelaku

Sebelumnya, di hasil pemeriksaan tersangka, kalau motifnya habisi nyawa Sitti Zulaeha Djafar hanya karena emosi dan tersinggung terhadap korban yang menurutnya terlalu jauh mencampuri urusan pribadinya. Pemeriksaan kejiwaan pelaku berlangsung kurang lebih 2,5 jam di lantai 3 gedung UGD RS Bhayangkara.

“Pemeriksaan terhadap tersangka dilakukan oleh dua orang psikiater. Mengenai hasil pemeriksaan, kira-kita tiga harinya mendatang baru keluar,” kata Tambunan

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Agustus 2026 22:56
Maulid KKDB, Appi Tekankan Pendidikan Adab Harus Dimulai dari Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya memperkuat pendidikan adab dan karakter anak sejak dari lingkungan ...
Metro30 Agustus 2026 22:52
Resmikan Masjid Maradekaya, Appi Minta Masjid Tak Sekadar Megah tapi Harus Ramai dan Jadi Pusat Pembinaan Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta Masjid Maradekaya tidak berhenti sebagai bangunan ibadah yang megah, tetapi bena...
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...