Bumdes Sipurennu Bone Pamerkan Alsintan Buatan Masyarakat ke Gubernur

Suriadi
Suriadi

Jumat, 05 April 2019 18:30

Bumdes Sipurennu Bone Pamerkan Alsintan Buatan Masyarakat ke Gubernur

TROTOAR.ID, BONE – Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah dan istri Lies F Nurdin menyaksikan hasil karya masyarakat dalam Pameran Bumdes di Lapangan Tenis Merdeka, Kabupaten Bone, Jumat (5/4). Nurdin mengapresiasi karya Bumdes kecamatan seperti kriya dan juga alat mesin pertanian (alsintan).

Bumdes Sipurennu, Desa Pitumpidange, Kecamatan Libureng Kabupaten Bone misalnya, menampilkan alat mesin pertanian pencacah rumput dan mesin dedak.

Alat pencacah ini mereka buat mengingat banyak warga desa yang memiliki ternak sapi dan kambing yang membutuhkan pakan. Di sisi lain banyak juga warga yang menanam rumput gajah yang merupakan sumber pakan ternak. Sementara alat pencacah yang dijual di pasaran terbilang mahal dan mobilisasi ke desa cukup sulit.

Baca Juga  Mendadak, Gubernur NA Tinjau Proyek Rel Kereta Api Trans Makassar - Parepare

Hal inilah yang pada akhirnya melahirkan ide masyarakat di daerah ini untuk membuat pakan ternak sendiri.

Gubernur Sulsel menilai ini sebagai langkah yang luar biasa karena dirancang oleh masyarakat desa.

“Luar biasa rancangan sendiri,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin pun menilai alat seperti ini tidak perlu diimpor lagi dan mendorong Bumdes untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk memproduksi alat pencacah dalam skala yang lebih besar.

Baca Juga  Wagub Pastikan Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018

Penasehat Bumdes Libureng, Andi Muhammad Amran menjelaskan alsintan ini dibuat di pusat teknologi tepat guna (posyantek) dengan membuat aplikasi alsintan berupa alat mesin pertanian, hasil olahannya kemudian dipermentasi menjadi makanan ternak.

“Proses pembuatan, kami lakukan di desa dan buat sendiri di desa, yang dibuat oleh masyarakat,” jelasnya.

Untuk memproduksi satu alsintan membutuhkan waktu 15-30 hari. Modal untuk pencacah jagung sebesar Rp7,5 dengan mesin buatan Jepang. Sedangkan kalau pencacah rumput yakni Rp4 juta di luar mesin, untuk mesin disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

Baca Juga  Sudirman Sulaiman Resmikan Proyek Senilai Rp 582 Miliar di HUT Sinjai ke 455

“Ini sudah ada keluar dipesan oleh para kepala desa dan kelompok tani. Malahan ada pesanan dari Kabupaten Sidrap,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bumdes Kasmawati menjelaskan Bumdes yang dipimpinnya menampilkan dan menjelaskan hasil kriya berupa seprei, kalung, gelang, tas dan bosara (tudung saji kue).(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...