Gatot Nurmantyo Dukung Prabowo

0
105
Jenderal Gatot Nurmantyo (INT)

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Mantan Panglimanya TNI JendralnPurn Gatot Nurmantyo dengan tegas dan terang terangan mebgalihkan dukungannya kepada kandidat calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno pada pilpr3sb17 Juli mendatang

Hal tersebut tergambarkan saat mantan Panglima TNI teraehutvhadir dalamnpidatilo kebangsaan calinnPreaiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang digelar Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019).

Dikeaemoatan tersebut, Gatot Nurmantyo, hadir dalam pidatinkebangsaan Prabowo bukan untuk kepentingan jabatan dan atau yang lain, akan tetapi dirinya hadir untuk kepentingan bangsa dan Negara.

“Jadi saya hadir ke sini, saya sampaikan bahwa demi merah putih. Demi negara dan bangsa,” ujar Gatot Nurmantyo.

Baca Juga  Belum Buka Pendaftaran, Gerindra Sulsel Tunggu Petunjuk DPP

Dikesemoatan tersebut Gatot juga menyinggung sejumlah perwira tentara yang punya prestasi bagus dicopot tanpa jabatan di pemerintahan saat ini.

“Begitu saya turun maka semua yang terbaik dicabut, kepala badan intelijen strategis, Mayjen TNI Ilyas, dialah yang menyelesaikannya Poso, silakan diskusi dengan siapapun siapa yang menyelesaikan Poso. Tetapi dicopot sampai dengan sekarang tanpa jabatan,” ungkap Gatot.

Prajurit TNI yang berprestasi direktur A Komandan satuan tugas intelijen yang membongkar senjata, juga ikut di copot tanpa jjabata. Kemudian, kata Gatot, Komandan Jenderal Kopassus dan salah satu pangdam juga ikut dicopot tanpa jabatan. Serta Panglima divisi infanteri satu dan dua.

Baca Juga  DP Ajak Mantan Jubir Appi-Cicu Bersamanya

Namun sangat disayangkannya jika orang-orang yang kini menduduki jabatan adalah orang-orang yang bermasalahbyang mendapatkan jabatan strategis.

“Dan saya tidak salah menyebutkan orang-orang yang bermasalah menempati jabatan strategis,” ucap Gatot.

Selain itu, Gatot juga menyinggung soal kecilnya anggaran yang pertahanan TNI dimana TNI membutuhkan kebutuhan besar sesuai dengan perangkat perangnya.

“Dari segi anggaran pada saat saya menjabat Panglima TNI, saya sudah berusaha sekuat mungkin tapi saya tak berdaya,” ungkap Gatot.

Dia merincikan, anggaran TNI yang personelnya saat ini 455.000 ribu prajurit dari angkatan darat, laut, udara yang hanya mendapat anggaran 6 triliun.

Baca Juga  Andi Sudirman Tinjau ATM Beras di Kantor Gubernur

“Ratusan pesawat terbang tempur, mempunyai ratusan kapal perang, ribuan tank dan senjata berat anggarannya hanya 6 triliun lebih sehingga departemen pertahanan dapat 1 triliun, angkatan darat 1 triliun lebih, AL 1 triliun lebih, angkatan udara 1 triliun lebih, dan mabes TNI 900 miliar,” tuturnya.

Tetapi, kata Gatot, ada institusi yang tidak punya pesawat tempur, senjatanya pendek dicampur sedikit senjata panjang, dan jumlah personelnya tidak sampai 3000 tapi diberi anggaran 4 triliun.

“Dan kepolisian Republik Indonesia 17 triliun, tidak ada yang salah semuanya benar benar saja, tetapi ini adalah dari segi anggaran mengecilkan Tentara Nasional Indonesia,” tandas Gatot.(Sumber Merdeka. Com)