Pada Coffee Morning, Gubernur NA Sampaikan Evaluasi 7 Bulan Kinerja Pemprov

Suriadi
Suriadi

Senin, 15 April 2019 15:17

Pada Coffee Morning, Gubernur NA Sampaikan Evaluasi 7 Bulan Kinerja Pemprov

*Dorong Program Tidak Hanya Pada Hasil Tetapi Proses

TROTOAR. ID, MAKASSAR – Pemprov Sulsel melaksanakan Coffee Morning bersama Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah (NA) dalam bentuk pengarahan Gubernur di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/4). Dalam kegiatan yang dihadiri pejabat eselon 2 dan 3 ini, disampaikan kinerja tujuh bulan Pemprov Sulsel.

“Ini yang pertama sejak 7 (tujuh) bulan sejak saya dilantik, bertemu dalam bentuk coffee morning, tujuh bulan waktu yang cukup panjang mengevaluasi kinerja kita,” kata Nurdin Abdullah membuka arahan.

Nurdin Abdullah menekankan agar terjadi banyak perubahan di Pemprov Sulsel terutama pelayanan. Hal yang disampaikannya termasuk adanya komplain/keluhan masuk, terutama kelambatan administrasi. Yang paling sederhana adalah surat audiensi untuk bertemu pimpinan.

“Ini menjadi perhatian kita untuk dibuat sesimpel mungkin. Akhirnya, banyak yang bertemu saya, meminta nomor (handphone) dan bertemu langsung,” sebut Nurdin.

Hal lainnya adalah administrasi soal pembayaran juga masih dinilai lambat. Sehingga, Nurdin meminta agar penyederhaan seluruh proses.

Selain itu, sinergi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perlu dipacu dan dikerjakan dengan serius termasuk soal lelang agar daya serap anggaran dapat tinggi.

“Ini bagaimana kita buat tagline, kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat, kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit. Ini bisa menjadi perhatian kita,” tegasnya

Jika pelayanan lambat menurut Nurdin pasti ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Bekerja pun harus by system (berdasarkan sistem).

“Sebagai aparatur negara kita sudah memilih jalur ini. Apa yang bisa kita berikan bagi bangsa dan negara ini,” ucapnya.

Beberapa hal ini menjadi koreksi untuk perbaikan kinerja ke depan. NA memaparkan untuk program tahun 2020 sudah dilakukan perencanaanya di tahun 2019. Apalagi kedepan penerapan e-katalog sudah dimulai. Sehingga tidak ada alasan tidak dikerjakan dengan optimal.

Tidak kalah pentingnya, bagaimana provinsi menyerap aspirasi daerah. Apalagi, respon pemerintah daerah pada provinsi dinilainya sangat bagus. Provinsi harus menyikapi dengan baik.

“Saya kira banyak program prioritas daerah yang perlu kita serap. Mindset kita bagaimana menghasilkan bukan menghabiskan, bukan apa yang kita dapat tetapi apa yang kita berikan,” tegasnya.

Program-program hanya dihasilkan tidak hanya berorientasi pada hasil tetapi pada proses. Utamanya untuk kesejahteraan petani dan nelayan, rumah kumuh berkurang dan pelayanan dipermudah.

“Kita harus menyelesaiakan apa yang disampaikan oleh rakyat, terutama infrastruktur jalan. Dimana masih terdapat 500 Km jalan masih dalam kondisi rusak,” paparnya.

Demikian juga hilirisasi di sektor pertanian, agar lapangan kerja bisa diciptakan dan ada nilai tambah bagi petani.

Gubernur juga menyampaikan beberapa persoalan kabupaten/kota yang harus diselesaikan. Kota Makassar misalnya, soal banjir, transportasi massal, pedesterian dan perparkiran.

“Konsep transportasi massal, sekarang mungkin kita belum rasakan, tetapi 10-20 tahun ke depan pertumbuhan kendaraan lebih besar dari pada jalan. Kita harus mengalihkan masyarakat menggunakan kendaraan umum yang nyaman,” paparnya.

Gubernur pun menyampaikan bahwa Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang dibutuhkan adalah sosok yang tegas, solutif, memiliki pikiran dan visi ke depan.

“Tujuh bulan kita evaluasi, harapan saya mari kita berubah. Mari kita perbaiki hal yang perlu diperbaiki ke depan,” pungkasnya.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik20 Oktober 2026 15:07
Golkar Sulsel Tetapkan Musda Golkar Maros 2 November
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai G...
Metro20 Oktober 2026 12:54
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Bali Tech Week 2026, Makassar Perkuat Peluang Kolaborasi Digital
BALI, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pembukaan Bali Tech Week (BTW) 2026 yang berlangsung di Bali Beach Con...
Metro20 Oktober 2026 12:17
Appi Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Kinerja Jadi Penentu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memperpanjang masa perjanjian kerja 6.472 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Wa...
Politik20 Oktober 2026 12:01
IAS Wanti-wanti Musda Golkar Sulsel: Jangan Paksa Konsensus, Jaga Soliditas Kader
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi dan solid...