TROTOAR.ID, MAKASSAR — Tidak terima atas kekalahan dari rival politiknya, sesama caleg partai Golkar di Daerah Pemilihan Sulsel II, tim pemenangan caleg partai Golkar Nomor urut I Imran Tendri Tata, Budi Kamrul mendesak KPU untuk melakukan koreksi dan perbaikan data sebelum hasil ditetapkan.
Hal tersebut diungkapkan Budi Kamrul, karena menganggap ada indikasi pergeseran suara yang terjadi pada Kelurahan Sudiang Raya Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar.
“Kita menduga ada pergeseran suara di internal caleg dan kesalahan input yang diindikasikan sengaja dilakukan oleh oknum PPK kecamatan,” Ungkap Budi
Baca Juga :
Selain Biringkanaya, Budi juga menyebutkan jika terjadi pergeseran suara di kecamatan Panakkukang yang inilah menurutnya harus di tuntaskan
Dimana menurut Budi, Kata, saat dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan sebelum DAA1 diterbitkan, dan saat di bahas bersama dengan saksi panwascam dan PPS dengan merucuk pada DA1 Plano ditemukan hasil akhirnya berbeda ketika DAA1 di print
“Kami dirugikan kurang lebih 450 suara. Kami sudah lapor ke Bawaslu Kota Makassar agar segera lakukan pengecekan. Ini fatal sekali kekeliruannya. Sudah Kali ke 4 laporan kami ke Bawaslu,” lanjutnya dikutip rakyatku.com
Ia berharap agar KPU Makassar dan provinsi dapat merespon cepat temuan dugaan pelanggaran tersebut sebelum hasil pemilu ditetapkan.
Sementara itu anggota Bawaslu Sulsel Saiful JIhad mengungkapkan persoalan yang disampaikan saksi partai golkar akan segera ditindak lanjuti, dan telah merekomendasikan ke KPU untuk menyesuiakan data yang diaksud
“Kita sudah rekomendasikan KPU untuk melakukan penyesuaian data yang dimaksud, “pungkasnya



Komentar