NA dan Lies Buka Puasa Bersama 300 Penyandang Disabilitas

Suriadi
Suriadi

Selasa, 28 Mei 2019 22:31

NA dan Lies Buka Puasa Bersama 300 Penyandang Disabilitas

TROTOAR.ID MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) dan Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin, menggelar buka puasa bersama ratusan penyandang disabilitas, di Baruga Karaeng Pattingaloang, Selasa (28/5).

Mereka berasal dari Permata (Perhimpunan Mandiri Kusta Indonesia), PPDI Sulsel, HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia), Gergatin, Pertuni. Dalam acara ini juga disediakan penerjemah bahasa isyarat.

Nurdin Abdullah menyampaikan, buka puasa ini hadir untuk menjalin tali silaturahmi. “Tentu kita hadir di sini tidak ada perbedaan, kita sama-sama mahluk Allah SWT,” kata Nurdin Abdullah.

Baca Juga  Dari Zaman SYL, NA hingga ASS, Begini Nasib Pembangunan Masjid 99 Kubah

Ia mengakui, kegiatannya sepanjang hari merasakan kebersamaan, diantaranya melepas peserta mudik gratis di waktu pagi dan bersama anak jalanan se Kota Makassar di siang hari, dan di waktu petang berbuka puasa bersama para penyandang disabilitas.

“Yang saya kagumi semuanya (mudik gratis) mobil baru semua, bukan mobil bekas, angkutan yang eksektutif, diberikan uang saku. Ini artinya pemerintah hadir,” sebutnya.

Baca Juga  Rayakan Milad Pertama, Prudential Syariah Tegaskan Komitmen Wujudkan Perlindungan Yang Amanah Bagi Keluarga Indonesia

Setiap orang, lanjutnya, diberikan kelebihan oleh tuhan. Iapun berterima kasih atas kesediaan para penyandang disabilitas untuk hadir, dan menyampaikan jika sebagai pemimpin akan berlaku adil.

Sementara, Ketua PKK Sulsel, Lies Nurdin, mengatakan, kegiatan seperti ini baik untuk dilakukan. “Mereka juga harus kita perhatikan. Dari Bapak (Pemprov Sulsel), nanti ada perbaikan untuk fasilitas disabilitas. PKKnya belum ada program khusus, namun ini merupakan bukti kepedulian kita,” jelas Lies.

Nurdayati, selaku juru bahasa isyarat menyatakan, bahwa dirinya hadir untuk menyampaikan agar pesan gubernur dalam sambutannya kepada para penyandang disablitas mudah dipahami.

Baca Juga  Bila ada orang yang menolak divaksin apakah akan dihukum? Gubernur Sulsel: tidak ada sanksi pidana

Sementara itu, dalam tauziahnya, Ustadz Ashar Tamanggong menyampaikan, bahwa sisa waktu di akhir Ramadan untuk diisi dengan amaliah Ramadan. Seorang penyandang disabilitas harus bersyukur karena dibalik kekurangan mereka terdapat kelebihan.

Selanjutnya, Nurdin Abdullah bersama 300 penyandang disabilitas ini Shalat Maghrib dan santap malam bersama. Gubernur juga belajar bahasa isyarat langsung dari mereka. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif...