TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wali kota Makassar Iqbal Suhaeb menunjuk Andi Bukti Djufri sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Dewan DPRD Kota Makassar mengantikan PLT sebelumnya Danial Kartu yang di tunjuk Danny Pomanto saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar.
Andi bukti do tunjuk Wali Kota sebagai Plt Sekwan untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang terjadi di Sekretariat dewan salah satunya persoalan mengenai gaji dan tunjangan dewan belum cair, termasuk dana reses, makan minum dan konsultasi yang belum dibayarkan.
Ditemui di ruang kerjanya, di Gedung DPRD Kota Makassar, Andi Bukti Jufri berjanji akan menyelesaikan persoalan yang diterjadi di sekretariat DPRD Makassar, dan dirinya juga telah melakukan rabat bersama dengan kabag dan kasubag di internal DPRD.
Baca Juga :
“India Allah persoalan yang ada di Sekretariat daoatbsegera terselesaikan, ini cuma mis komunikasi saja,” kata Andi Bukti, Selasa (11/6/2019).
Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) menjelaskan jika semua persoalan harus di hadapi dengan Kepala dingin dan lembut.
Andi Bukti berjanji akan berupaya menormalkan kembali masalah yang ada di DPRD Makassar. Bahkan dia mengaku tidak butuh waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan masalah itu.
“Ini hanya persoalan komunikasi saja. Antara staf Sekretariat dan anggota Dewan, insya Allah kedepan semua sudah akan lebih baik, ” Tambahnya
Dia menjelaskan, untuk metode pencairan anggaran kegiatan Dewan bersifat kolektif kolegial. Sehingga jika ada salah satu yang bermasalah tidak bisa diselesaikan satu persatu.
“Harus rampung semua dulu baru bisa dicairkan. Ini yang akan saya perbaiki,” ujarnya.
“Tidak butuhji bulan, yang penting tadi sudah saya sampaikan ada komitmen teman-teman untuk berbuat. Sekarang ini, keluhanya anggota dewan begini; susah ini teman-teman sekretariat, kita mau reses dan konsultasi tapi tidak ada uang. Padahal gampang sekaliji, waktu beliau reses di lokasi kan adami rekomendasi kapan mereka mau kunjungan keluar. Kita di Sekwan harus aktif untuk ambil itu, jangan nanti anggota dewan mau berangkat baru mau diurus. Sekarang dibalik. Jangan anggota dewan yang minta, kita siapkan sebelum anggota dewan yang minta,” tandasnya.(*)



Komentar