TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hasrul Makkuraus menegaskan jika partainya secara penuh mendorong gelarnya hak angket,
Namun hak angket di dorong bukan untuk menjatuhkan pemerintahan saat ini, melainkan mencoba melakukan perbaikan sistem pemerintahan yang saat ini selalu dibuat gaduh.
“Kita mendorong hak angket untuk melakukan perbaikan sistem pemerintahan agr tidak gaduh lagi,” Kata Asrul Makkuraus di ruang Fraksi PPP
Baca Juga :
Hasrul menilai kegaduhan sistem pemerintahan yang terjadi saat ini lantaran, pihak pemerintah provinsi Sulsel menghabiskan energi untuk tindakan-tindakan yang tidak subtansi sehingga mengakibatkan serapan anggaran pemrov cuma 5 persen.
Meskipun kata dia, hak angket yang diusulkan ini merupakan sejarah pertama dalam pemerintahan provinsi Sulsel, apa lagi hubungan antara eksekutuf dan legislatif saat tidak berjalan harmonis
Hingga sejumlah pelantikan yang dilakukan pemerintah tidak pernah lagi mengundang pimpinan DPRD untuk hadir dalam proses pelantikan yang digelar pemerintahan Nurdin Abdullah.
‘Inilah yang kami anggap jika pemerintahan saat ini selama 9 bulan berjalan cuma dengan kegaduhan, hingga mengabaikan program dan serapan anggaran yang minum,”Jelasnya
Dia juga menilai jika pun nantinya pada proses sidang paripurna usulan hak angket di sepakati dan disetujui, maka PPP mempersiapkan dua kadernya untuk masuk dalam susan pansus.
Olehkarena itu dengan pansus hak angket tersebut dapat mengembalikan sistem pemerintahan lebih baik, bukan dengan sistem pemerintahan saat ini.
“Kita berharap hak angket ini menjadi salah satu jembatan bagaimana sistem pemerintahan dapat berjalan dengan baik, “Pungkasnya (Upi)




Komentar