TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mengakui jika dirinya mengenal dan memiliki kedekatan dengan Hajrah, yang diduga menjadi “Broker” proyek pada tiga OPD di lingkup pemprov Sulsel.
Hingga ada mengaku jika Hajrah merupakan tim sukses di pilgub untuk kabupaten Pinrang dan tidak mengetahui adanya sejumlah proyek yang memposisikan nama Hajrah sebagai penanggung jawab
“Saya kenal dia, dia itu tim sukses saya untuk kabupaten pinrang, dan terkait proyek saya akan tinjau kembali dan mengecek apa yang menjadi fakta persidangan,” Kata Nurdin Abdullah
Baca Juga :
Bahkan Nurdin mengatakan jika dirinya usai dilantik, mengumpul seluruh keluarganya untuk menegaskan dirinya ingin kerja dan melarang keluarganya untuk ikut-ikut mengatur proyek.
Hingga kata mantan bupati Bantaeng dua periode menegaskan dalam sidang hak angket DPRD Sulsel, jika dirinya akan mundur sebagai Gubernur jika ada yang ikut main-main proyek.
“Saya setelah dilantik saya mengumpul keluarga saudara Ipar sepupu anak dan menantu untuk tidak main-main proyek, dan bekerja Profesional, sehingga jika ada yang mau main-main proyek makanya akan mundur sebagai Gubernur,” Kata Nurdin Abdullah dalam Sidang
Hingga panitia sidang hak angket membongkar jumlah proyek yang dipertanggungjawabkan kepada Hajrah, yang jumlahnya mencapai 46 paket dengan nilai Rp 20 miliar lebih. (***)



Komentar