TROTOAR.ID, MAKASSAR — PTKP HMI Cabang Makassar Mansyur meminta pihak kepolisian kapolda dalam hal ini bertanggung jawab atas adanya insiden yang terjadi di depan kantor DPRD Sulsel Senin kemarin
Hingga mendesak pihak polda Sulsel mengambil langkah-langkah penegakan hukum terhadap oknum yang melakukan tindakan kekerasan dan pembakaran bendera kepada Kader HMI
“Kita desak Polda Sulsel bertanggung jawab atas insiden yang terjadi kemarin di depan gedung DPRD Sulsel, ” Kata
Baca Juga :
Dia menegaskan kejadian insiden yang mengakibatkan salah satu kader HMI mengalami dugaan penganiayaan oleh kelompok yang mengatasnamakan pendukung Nurdin Abdullah.
Mereka juga mendesak kepada pihak kepolisian polrestabes Makassar dan Polda Sulsel untuk menindak tegas oknum yang telah melakukan penganiayaan dan pembakaran bendera HMI.
Serta meminta pihak yang telah melakukan kekerasan dan pembakaran untuk meminta maaf secara kelembagaan atas tindakan premanisme yang dilakukan kepada Kader-kader HMI yang hendak menyuarakan aspirasinya di gedung DPRD Sulsel.
“Kami meminta kepada Pihak kepolisian untuk segera memproses hukum oknum yang melakukan penganiayaan dan pembakaran bendera HMI,”Tugasnya
Selain itu, PTKP HMI Cabang Makassar juga meminta kepada kapolri untuk melakukan evaluasi terhadap kapolda Sulsel yang dianggap lalai dan tidak melindungi hak-hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya di gedung rakyat.(***)




Komentar