TROTOAR.ID, MAKASSAR — Munas partai Golkar kini telah ditutup menguat Wakil Presiden Ma’ruf Amin, namun ada hal yang saat ini masih menjadi tanda tanya bagus sejumlah kader partai Golkar siapa yang nantinya akan menduduki jabatan sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum DPP Golkar.
Meski Airlangga baru akan mengumumkan strukturnya dalam waktu tidak lama tarik menarik antara kader yang akan duduk sebagai Sekjen masih alot terjadi
Hingga beberapa kader meyakini jika jabatan orang berdua di Partai Golkar akan diduduki oleh kader yang berasal dari luar pulau Jawa.
Baca Juga :
Hingga kabar siapa yang akan menduduki posisi tersebut hingga muncul sejumlah nama yang digadang-gadang menjadi sekjen Partai Golkar dan Bendum Golkar seperti Ibnu Munzir, Melki Laka Lena, Agus Gumilang, Ahmad Doli Tanjung, hingga Nama Nurdin Halid juga disebut berpeluang duduk sebagai sekjen Golkar.
Namun hingga saat ini Airlangga bersama dengan empat orang yang membantu merumuskan susunan kepengurusan DPP Golkar masih menutup rapat-rapat bocoran kepengurusan khususnya di posisi sekretaris dan Bendahara umum.
Namun saat ini tim formatur masih melakukan rapat, termasuk menerima usulan dan masukan peserta munas partai Golkar yang saat ini di masih dibahas.
Ketua Umum Golkar terpilih Airlangga Hartarto menyebutkan jika kepengurusan DPP Golkar masih dibahas bersama dengan pembantu formatur Tunggal.
“Kita diberi waktu 60 hari untuk menyelesaikan susunan kepengurusan, insya Allah tidak sampai waktu semua akan selesai, ” Jelas Airlangga Hartarto (***)



Komentar