Kajati Sulsel di Copot, Apakah Ada Kaitan Dengan Jeng Tang?

Suriadi
Suriadi

Minggu, 29 Desember 2019 03:59

Kajati Sulsel di Copot, Apakah Ada Kaitan Dengan Jeng Tang?

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pencopotan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan Firdaus Dewilmar oleh Kejaksaan Agung RI menimbulkan spekulasi jika pencopotan tersebut berkaitan dengan pemberian penangguhan terhadap Jeng Yang

Apalagi Firdaus selama di Sulsel cuma menjabat kurang dari 175 Hari, dan ini merupakan Kajati tersingkat yang menjabat di Sulsel 

“Beliau merupakan Kajati tersingkat yang pernah menjabat di Sulsel, entah apakah pencopotan tersebut ada karena dengan bebasnya Jeng Yang atau tidak, yang tahu cuma Jaksa Agung, ” Keta Ardy 

Baca Juga  Dukung Appi di PIlkada Makassar, PKS Lari Kosong

Sebelumnya Jaksa Agung melalui Surat Keputusan, bernomor KEP-380/A/JA/12/2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan  Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, yang dikeluarkan pada 26 Desember kemarin. 

Dan kini Jabatan Kajati Sulsel di duduki oleh Jaja Subagja yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Gorontalo 

Sementara Firdaus di berjabatan di Kejagung dengan menduduki jabatan sebagai, kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Baca Juga  Kajati: Kita Harus Hargai Jeng Tang

Menyikapi pencopotan tersebut anggota Komisi III RI Andi Idris Rio Padjalangi mengatakan jika pencopotan hal yang biasa terjadi, namun dengan jabatan singkat pasti ada hal patut dipertanyakan 

“Biasa itu kalau di ganti, yang menjadi pertanyaan kok secepat itu, apakah ini ada kaitan dengan pemberian penangguhan penahanan kepada Jeng Tang atau tidak silahkan ditanyakan ke Jaksa Agung, ” Kata Andi Rio 

Baca Juga  Sempat Jadi DPO Kejaksaan, Kini Jeng Tang Dapat SP3

Sebelumnya politisi Golkar tersebut menyinggung soal pemberian Penangguhan tahanan kepada Jeng Tang sebuah tindakan yang membuat dia terkejut, hingga hal tersebut akan di bawah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Jaksa Agung dengan Komisi III

“Ini yang kami tanyakan ke Jaksa Agung, kok mantan DPO bisa dapat Penangguhan penahanan, inikan aneh, ” Jelas Andi Rio (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...