IMIK Jakarta Minta KPK RI Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019

Suriadi
Suriadi

Senin, 13 Januari 2020 16:58

IMIK Jakarta Minta KPK RI Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019

TROTOAR. ID, JAKARTA – Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe (IMIK) Jakarta mengendus dugaan penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Konawe Tahun 2019 dengan Modus Mengalihkan anggaran proyek yang bersumber dari DAK kepada proyek yang bukan bersumber dari DAK.

Menyoroti Hal tersebut Ketua Umum IMIK Jakarta, Muhamad Ikram Pelesa (Senin/13/1). Mengatakan bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK) adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional, ketika itu anggaran tersebut dialihkan untuk membiayaai proyek yang bukan bersumber dari DAK maka itu adalah melanggar Hukum.

Baca Juga  Wacana Tiga Periode Presiden, PKS: Kami Tidak Setuju, Kalau Mau Jabatan 3 Periode Jadi Kepala Desa Saja

“Dana DAK adalah alokasi dari pemerintah pusat yang peruntukannya jelas. Anggarannya tidak boleh digunakan untuk membayarkan proyek yang tidak bersumber dari DAK, ketika itu dialihkan maka itu adalah melanggar Hukum”, Ucapnya.

Lebih lanjut Mahasiswa Pascasarjana Manajemen CSR Universitas Trisakti ini mengatakan bahwa Dalam teknis penggunaan Dana DAK Tahun 2019, pemerintah telah mengatur dalam Perpres Nomor 141 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2019, dimana Pemda Konawe mendapatkan kucuran anggaran ratusan Miliar dengan peruntukan proyek yang anggarannya tidak boleh dialihgunakan.

Baca Juga  Dukungan Pinrang dan Jeneponto di Musda Golkar Pecah

“Kan telah dijelaskan peruntukannya dalam Perpres DAK Nomor 141 Tahun 2018, dimana Konawe dapat kucuran DAK 300 Miliar lebih. Jadi salah, ketika pemda konawe berani melakukan pengalihan pembayaran proyek yang bukan bersumber dari DAK, bisa masuk Bui. Oleh Kerena itu semua proyek yang bersumber dari DAK itu harus clean and clear”, Jelasnya

Sebelumnya pihaknya mendapatkan aduan dari Masyarakat terkait adanya dugaan pembayaran proyek yang bersumber dari APBD Konawe, tetapi dalam pembayarannya menggunakan Dana DAK Konawe Tahun 2019. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya berencana akan kembali menggiring KPK RI bertandang ke Konawe dalam mengusut Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengalihgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019 dalam peruntukan lain.

Baca Juga  Kapal China Kalim Laut Natuna, TNI Serahkan Pasukan

“Belum selesai kasus yang tengah kami pressure, kini kembali lagi mendapati aduan persoalan ini. Saya pastikan secepatnya, kami akan menggiring KPK RI Kembali bertandang ke Konawe dalam mengusut Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengalihgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019 untuk peruntukan lain”, Tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Oktober 2026 14:43
Sulsel Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transportasi Publik Jadi Sorotan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih apresiasi di tingkat nasional...
Metro27 Oktober 2026 13:38
Revitalisasi Benteng Somba Opu Dimulai, Gubernur Sulsel Dukung Status Cagar Budaya Nasional
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO GOWA, Trotoar.id — Upaya menghidupkan kembali kejayaan sejarah Kerajaan Gowa memasuki babak baru. Guber...
Metro27 Oktober 2026 12:34
Gubernur Sulsel Dorong Deteksi Dini Kusta, Skrining Andalan Sehati Sasar 10.357 Peserta
6 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memperkuat upaya pencegahan d...
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...