Buat Senpi Pulpen, Pria 37 Tahun di Ringkus Resmob Polda Sulsel

0
815
Polda Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Tim Resmob POlda Sulsel Berhasil mengamankan Muhammad Naba 37 tahun pria yang mengasai senjata rakitan berbentuk Pulpen, dan diduga akan digunakan untuk tindakan kejahatan yang akan dilakukan pelaku.

Senpi rakitan berbentuk Pulpen tersebut berkaliber 22 mm yang dibuat secara manual, namun pihak kepolisian saat ini juga masih mendalami asal muasal senpi rakitan berbentuk pulpen tersebut.

Wakapolda Sulsel, Brigjen Adnas, mengatakan penemuan senpi rakitan berbentuk pulpen tersebut merupakan fenomena baru, dan jelas ini harus segera diantisipasi jangan sampai senpi rakitan tersebut beredar luas.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Minta Bantuan Dana Rp700 M di Kemenpora Untuk Stadion Mattoanging

“Penemaun seni rakitan ini merpakan fenomena baru, dan kamu menduga jika produksi senpi pulpen ini tidak sedikit dan kami juga masih menyelidiki lokasi produksi Senpi rakitan tersebut,” Jelas Wakapolda Sulsel, Brigjen Adnas dalam jumpa persnya di Mapolda Sulsel

Ditambahkan untuk warga sipil yang menguasai senpi harus mengantongi izin, sehingga jika ada pihak yang memiliki senpi tanpa izin, dikatakan itu sebagai pelanggaran UU Hingga dia menginstruksikan jajaranya untuk megejar sindikat tersangka.

Baca Juga  Dampak Virus Corona, Penerbangan RI-China Resmi Berlaku Hari Ini

Direktur Kriminal Umum Kombes Indra Jaya mengungkapkan jika tersangka diduga memproduksi dan memperjualbelikan melalui aplikasi pesan singkat , hingga beberapa tawarakan melalui chat.

“kita akan dalami beberapa cahtingan yang ada di handpone pelaku, dimaa dalam caht tersebut ada beberapa tawara kebeberapa pihak, dan itu akan kita kembangkan,” Katanya

Menurutnya, pembuatan Senpi berbentuk pulpen tersebut diproduksi tersangka, disebuah bengkel kecil yang mana dalam bengkel kecil tersbeut polisi berhasil mengamankan beberapa peralatan-seperti alat ulir untuk menyesuaikan dengan jenis sejumlah amunisi aktif 22 mm.

Baca Juga  Anggaran Sensus Penduduk Rp4 Troliun, Amir Uskara: Harus Dimanfaatkan Dengan Baik

“Tersangka kita dijerat Pasal 1 ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.” Pungkasnya