Sementara di kubu status Quo , Makassar, Maros, Pangkep, Bulukumba, Bantaeng, Lutra, Lutim, Torut, Sidrap, Dan suara dari DPD I
Namun beberapa daerah seperti Wajo, Luwu, Barru,dan Toraja Utara, dianggap masih belum memutuskan kemana arah dukungan mereka pada Musda nantinya.
Selain suara DPD II, Enam suara yang berasal dari Urusan DPP I Suara, Urusan DPD I 1 Suara, Utusan Wanhat 1 Suara, Sayap PG 1 Suara, Organisasi didirikan 1 Suara,Utusan Organisasi Mendirikan 1 Suara
Baca Juga :
Jika melihat komposisi kekuatan saat ini, kubu pembaharuan masih unggul, mengingat organisasi yang mendirikan Golkar seperti MKGR, Soksi dan Kosgoro memiliki kecenderungan berada di kubu Pembaharuan
Sementara Organisasi yang didirikan belum menentukan sikap, begitu pula dengan Organisasi Sayap, dan Wanhat dan utusan DPP nantinya.
Kubu pembaharuan yang dikonfirmasi soal peta kekuatan tersebut, mengungkapkan keyakinannya jika suara yang ada saat ini akan bertambah, mengingat satu harapan bersama kubu pembaharuan merebut kursi kepemimpinan di Golkar Sulsel untuk melepas pernak pernik hegimoni kekuasaan yang ada saat ini.
“Kami satu kata ingin melakukan pembaharuan, dan kami ingin Golkar kembali pada kejayaan masa Lalu dan kembali menjadikan Sulsel sebagai lumbung Suara Partai Golkar,”
Sehingga kubu pembaharuan juga akan menggelar silaturahmi bersama dengan Tokoh senior Partai Golkar untuk mendapat dukungan Wanhat di Musda akan datang.
Bahkan siang tadi sejumlah ketua dan sekretaris DPD II Partai Golkar dan sayap partai Golkar menggelar ajang konsolidasi di Kabupaten Pangkep yang dirangkaikan dengan perayaan HUT Ketua Golkar Pangkep Syamsuddin Hamid
Bahkan terlihat Ketua Golkar Bulukumba Andi Hamzah Pangki, (Bulukumba) Farouk M Betta (Makassar) Syamsuddin Hamid (Pangkep) M Fauzi (Lutra), Bau Rum (Barru) Andi Pattarai (Maros)syahbuddin (Sidrap) (Sekretaris Golkar Pinrang) serta sejumlah Ketua sayap organisasi Golkar Sulsel.




Komentar