Banggar DPRD Makassar Sebut Dinsos Tidak Becus

Suriadi
Suriadi

Jumat, 29 Mei 2020 17:25

Banggar DPRD Makassar Sebut Dinsos Tidak Becus

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar kembali menggelar rapat anggaran parsial kedua tentang penanganan Covid-19 Jumat (29/5/2020) yang dipimpin oleh Adi Rasyid Ali dan Nurhaldin NH

Hadir dalam rapat tersebut sejumlah Organisasi Daerah (OPD) yang terlibat dalam gugus tugas penanganan Covid19.

Salah satu permasalahan selama masa pandemi dan diberlakukannya Pembatasan Berskala Besar (PSBB) di Makassar adalah kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar terkait pembagian Sembako bagi masyarakat terdampak Covid19 yang dinilai mempermalukan Pemkot Makassar.

Baca Juga  Ingin Tingkatkan Produksi Pertanian, Azikin Solthan Wajibkan Kementan Distribusikan Alsintan ber-SNI

Tercatat anggaran Dinas Sosial Rp52 miliar yang alokasinya dibagi dua tahap, Rp42 milliar lebih tahap pertama dan Rp9 miliar lebih tahap kedua. Sebagian anggaran itu digunakan untuk pengadaan 60 ribu paket sembako dengan nilai anggaran Rp24 miliar lebih.

Dalam rapat anggaran parisal kedua, Dinsos Makassar yang diwakili Sekretaris Dinas, Asvira Anwar Kuba kembali mengusulkan pengadaan paket sembako dengan nilai penambahan anggaran sebesar Rp10 miliar namun tak mendapat respon dari sejumlah legislator yang hadir.

Baca Juga  Danny Pomanto Berikan Arahan Kepada Tim Pakandatto

Bahkan Supratman Legislator dari partai Demokrat secara tegas menilai bahwa kinerja pembagian sembako di tengah-tengah masyarakat hanya menimbulkan polemik.

Masalah yang ditimbulkan antara lain nilai sembako tidak sesuai dengan yang dibagikan seyogyanya senilai Rp 600 ribu namun kenyataannya tidak sesuai dengan nilai sembako yang dibagikan.

“Kalau misalnya cuma 400 ribu nilai sembako lalu kemana sisanya, bahkan pembagian sembako juga lambat dan banyak yang tidak tepat sasaran ? ,”ujar Supra sapaannya.

Adi Rasyd Ali selaku Koordinator Banggar Makassar, Adi Rasyid Ali geram ia menilai Kinerja Dinsos Makassar tidak maksimal dalam pembagian Sembako Covid19.

Baca Juga  Rezki Sosialisasikan Perda Nomor 13 Tahun 2022

“Ini sudah diadakan parsial kedua, nah parsial pertama masih banyak anggaran yang belum terpakai, termasuk di Dinsos yang pengadaan beras, Parsial pertama sudah minta anggaran Rp42 milliar, ini minta lagi Rp10 milliar, sedangkan parsial pertama tidak beres-beres,”ujar ARA pada sejumlah wartawan.

Rapat tersebut selain fokus pembahasan Dinas Sosial juga mempertanyakan realisasi anggaran Covid19 oleh Dinas Kesehatan Makassar yang juga dinilai rancu.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Oktober 2026 11:59
Eks Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf Perkuat Golkar Sulsel, Emban Misi Kemanusiaan
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan memperkuat barisan kepengurusannya dengan menghad...
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...