MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Selasa (1/7/2025), di Gedung DPRD Makassar.
Agenda ini sekaligus menjadi forum evaluasi pengelolaan anggaran oleh pemerintah kota di tengah perubahan kepemimpinan.
Ketua DPRD Makassar, Supratman, menegaskan meskipun serapan anggaran tahun berjalan tergolong rendah, hal itu lebih disebabkan oleh kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah kota, bukan karena keterlambatan proses anggaran.
Baca Juga :
“Rendahnya serapan bukan karena mandek, tapi karena efisiensi. Setelah penerapan skema baru oleh Wali Kota, banyak kegiatan mulai bergerak dan anggaran lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Supratman menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan agar waktu pembangunan tidak terbuang percuma.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mencatat realisasi anggaran telah mencapai sekitar 81 persen, naik dari 79 persen tahun sebelumnya.
Ia menyoroti tantangan awal tahun akibat transisi kepemimpinan dan penyusunan ulang RPJMD, namun optimistis realisasi anggaran semester kedua bisa meningkat signifikan.
“Fokus kami adalah mengarahkan belanja ke program prioritas yang sesuai visi kepala daerah. Perubahan struktur belanja sudah siap dijalankan untuk mengejar ketertinggalan realisasi pada triwulan III,” jelas Zulkifly. (*)




Komentar