Makassar,Trotoar.id – Ratusan driver ojek online dari Gojek mendatangi gedung DPRD Provinsi Sulsel guna menyuarakan aspirasinya.
Yang dimana Para driver ojol mengeluhkan insentif atau bonus yang sekarang dihilangkan oleh pihak aplikator Gojek.
Padahal, sebelum pandemi wabah corona (covid-19), biasanya driver Gojek meraup pendapatan sekitar Rp200-300 ribu per hari.
Baca Juga :
Akan tetapi saat ini, ditengah pandemi Covid-19 pendapatan driver Gojek yang diterima per harinya hanya sekitar Rp20-30 ribu saja.
“Kami kecewa dengan pihak gojek karena kami tidak diterima baik disana, kami hanya dihadapkan dengan polisi, makanya kami kesini mengadu,”ujar salah seorang Driver Gojek.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif yang menerima aspirasi para Driver Ojol berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut.
Dimana, sebanyak 6.000 driver ojol yang mengadukan nasibnya di Kota Makassar ini mesti dicarikan solusinya.
“Tentu hal ini akan kami tindaklanjuti ke pihak gojek, kita akan komunikasikan agar semua dapat bekerja kembali,”jelas Syahar di depan para Driver Gojek, Kamis (4/6/2020).
Lanjut Syahar mengatakan, jika persoalan ini tidak dapat diselesaikan oleh pihak Gojek cabang Makassar, maka dirinya akan meneruskan ke pihak Gojek Indonesia pusat untuk selesaikan.
“Kalau gojek cabang makassar tidak bisa menberikan solusi, saya akan minta gojek indonesia untuk mengurusi persoalan ini,”pungkasnya.
(Rin)




Komentar