TROTOAR. ID, MAKASSAR — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengajak para calon. Kepala daerah dan wakil kepala daerah beserta dengan penyelenggara pilkada untuk ikut mendorong partisipasi pemilih
Meskipun dirinya menyebutkan minimal partisipasi 50 persen diharapkan pada pemilu tahun ini partisipasi pemilih bisa meningkat paling tidak sama dengan angka partisipasi pada pilpres 2019 kemarin
“50 persen itu partisipasi minimal, kalau bisa sama dengan jumlah partisipasi pilpres sebesar 82 Persen itu akan lebih baik lagi, ” Kata Tito
Baca Juga :
Disebutkan dengan tingginya partisipasi maka legitimasi kepala daerah akan lebih kuat, sebab mereka yang terpilih memiliki dukungan rakyat yang besar untuk menduduki jabatan sebagai kepala daerah.
Olehnya itu semua pihak harus terlibat dalam mendorong angka partisipasi pemilih agar legitimasi rakyat terhadap pesta demokrasi lebih besar dan kuat.
“Kita berharap semua pihak terlihat dalam. Mendorong partisipasi, bukan cuma pemerintah dan penyelenggara, media pun bisa mendoromg demganembanhun opininyangnkuat agar masyarakat menyumbangkan hal suaranya di pilkada,” Tambahnya
Selain. Itu Tito juga menegaskan kepada Seluruh ASN dan perangkat pemerintahan untuk netral dalam proses pesta demokrasi, sehingga diperlukan kesadaran untuk menyukseskan pilkada tanpa intervensi dan kecurangan serta netralitas ASN pada pilkada 9 Desember mendatang.
Diketahui beberapa daerah yang menggelar pilkada beberapa waktu lalu, angka partisipasi di bawah angka 80 persen bukan belum dan daerah yang mampu mendorong angka partisiapsi pemilih mencapai 80 persen.




Komentar