TROTOAR.ID, MAKASSAR — Carut marutnya sistem penerimaan siswa Baru tahun ajaran 2020-2021, menjadi sorotan sejumlah kalangan tak terkecuali Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.
Sekretaris Komisi D Sahruddin Said mengungkapkan sistem penerimaan siswa baru tahun ini dibutuhkan inovasi dan sistem formulasi baru untuk meringankan beban masyarakat
Hingga dia berharap pemerintah Kota Makassar harusnya memberi ruang kepada masyarakat untuk bisaemyelolajkan anak-anaknya
Baca Juga :
“Kita berharap, tidak ada anak-anak yang tidak melanjutkan sekolahnya karena tidak mampu untuk bersekolah, ” Kata Sahruddin Minggu 19 Juli 2020
Apa lagi dengan sistem penerimaan siswa yang menggunakan jalur Zonasi akan menutup ruang anak-anaknya untuk dapat bersekolah di sekolah negeri, dikarenakan Kuota peneraan yang diterapkan pemerintah
“Pemkot Makassar harusnya bisa menyadari dan membuat formulasi, untuk dapat mengakomodir semua anak-anak yang berkeinginan sekolah di sekolah negeri,” kata politisi PAN itu.
Sehingga pemerintah juga diharap tidak apatis akan kondisi yang dirasakan calon orang tua murid serta mendesak pemerintah untuk cekatan agar tidak ada lagi anak-anak yang tinggal di Makassar justru harus bersekolah di luar kota karena kuota penuh.
“Kita mau semua anak-anak Makassar dapat bersekolah di Makassar bukan di luar Makassar untuk mendapatkan pendidikan, ” Katanya (***)




Komentar