Begini Cara KPU mendata Pemilih Ditengah Pandemi Corona

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 20 Juli 2020 18:33

Begini Cara KPU mendata Pemilih Ditengah Pandemi Corona

TROTOAR.ID, MAKASSAR –– Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menjamin kesehatan petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sebelum melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Komisioner KPU Kota Makassar, Endang Sari mengatakan, ada yang berbeda pada pelaksanaan coklit jelang Pilwali 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan PPDP secara pintu ke pintu diwajibkan mengikuti protokol kesehatan dan memastikan petugas terbebas dari Covid-19.

“KPU Makassar pastikan semua petugas pemuktahiran data pemilih yang turun melakukan coklit data pemilih sudah melakukan rapid test dan hasilnya Non Reaktif,” ujar Endang melalui pesan whats up, Minggu 19 Juli 2020.

Baca Juga  KPU Belum Serahkan Ijazah Bakal Calon Gubernur ke Disdik, Ada Apa?

Proses pencoklitan dilakukan dari rumah ke rumah (door to door) mulai kemarin, (18/7) dan berlangsung sampai beberapa hari kedepan.

Endang menambahkan, pihaknya juga menjamin kesehatan PPDP selama melaksanakan tugasnya di lapangan. Mereka dilengkapi alat pelindung diri seperti masker, face shield dan hand sanitizer.

“Kami telah perintahkan, dalam bertugas mereka memperhatikan protokol kesehatan dan mengupayakan agar tidak masuk ke rumah dan cukup di teras saja,”tambahnya.

Baca Juga  Wagub Minta Masyarakat Sulsel Ikuti Imbauan MUI

Endang juga mengimbau seluruh warga Makassar terutama wajib pilih, sama-sama mendukung kegiatan KPU dalam rangka pemutakhiran data pemilih.

“Untuk menjaga jarak dan interaksi, kami berharap masyarakat proaktif dengan menyiapkan KK dan KTP, agar proses pencocokan dan penelitian data pemilih bisa maksimal danData Pemilih kita bisa semakin akurat,”imbuhnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Baca Juga  RMS Tegaskan Pelayanan Pemerintahan Harus Tetap Jalan dan Maksimal

“Kegiatan ini serentak di 15 kecamatan di Makassar hari ini,”tutup Endang.

Diketahui, Pilkada Makassar 2020 semula akan digelar pada 23 September 2020.

Namun, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 mengatur penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dari September menjadi Desember 2020.

Meskipun ada penundaan tahapan, namun tidak semua tahapan pelaksanaan pilkada ditunda. Secara umum, ada 4 tahapan pelaksanaan pilkada yang ditunda oleh KPU Kota Makassar.
https://www.instagram.com/p/CC0fK5MpeSW/?igshid=ksygkty652cv

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...
Politik25 Oktober 2026 11:59
Eks Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf Perkuat Golkar Sulsel, Emban Misi Kemanusiaan
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan memperkuat barisan kepengurusannya dengan menghad...