TROTOAR.ID, MAKASSAR — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) ke X Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) dukungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Kabupaten Kota pecah
Hingga dukungan DPD II kepada bakal calon ketua Golkar terancam digugurkan jika mana pada verifikasi dukungan ditemukan ganda.
Sebab ada beberapa DPD II dicurigai mengeluarkan dokumen dukungan ganda kepada bakal calon yang akan memperebutkan kursi ketua Golkar Sulsel.
Baca Juga :
Ketua OC Partai Golkar Musda Golkar Risman Pasigai menyebutkan jika dalam verifikasi ditemukan dukungan ganda maka jelas dukungan pemilik suara digugurkan, begitu pula jika surat dukungan tidak ditandatangani Oleh ketua dan sekretaris.
“Jangankan dukungan ganda ke Balon, dukungan yang diberikan tanpa tanda tangan ketua atau sekretaris juga akan digugurkan,”Kata Risman Pasigai
Namun menurut Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Partai Golkar Sulsel, meski dukungan mereka digugurkan namun tidak menghilangkan hak suara yang mereka miliki di musda ke X partai Golkar Sulsel
Dan siapa yang akan menentukan suara di musda nantinya juga diserahkan ke internal pemilik suara Siapa yang akan dimandatkan untuk menyalurkan hak suaranya pada musda yang rencana akan digelar di Jakarta.
“Untuk siapa yang akan menyalurkan hak suaranya diserahkan ke internal pemilik suara, namun pada lazimnya ketua yang menyalurkan hak suara,” Tambah Risman
Diketahui ada empat bakal calon ketua Golkar telah menyerahkan surat dukungan ke SC musda Golkar ke X mereka adalah, Supriansa, Syamsuddin Hamid, Taufan Pawe serta Hamka B Kady
Sebelumnya Musda partai Golkar Sulsel yang awalnya akan digelar 26 Juli hingga 27 Juli, namun karena kondisi Makassar masih dalam status Zona Merah covid-19 maka DPD I mengusulkan pemindahan lokasi pelaksanaan musda di DPP Golkar, Slipi Jakarta Barat. (***)



Komentar