TROTOAR.ID, MAKASSAR – Meski Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar telah merekomendasikan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun maju di pilkada Kota Makassar tidak membuat kader Golkar solid.
Pasalnya ada dua kader Golkar yang juga ikut mencalonkan diri sebagai Calon Walikota Makassar dia adalah Syamsu Rizal dan Munafri Arifuddin.
Melihat fenomena tersebut, banyak pihak menilai jika kekuatan partai Golkar di pilkada Makassar tidak utuh hingga akan berdampak negatif pada pasangan calon yang diusung Golkar
Baca Juga :
Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Firdaus Muhammad menilai, pembiaran yang dilakukan Golkar kader mbalelo akan merugikan pasangan calon yang diusung
“Ini menjadi ujian konsistensi partai Golkar dalam Pilkada yang sudah pasti mencederai citra partai tersebut, ” Kata Firdaus
Sementara bakal calon Walikota Makassar Ian Yasin Limpo mengatakan, dirinya tidak bisa memaksa hak politik dari kader Partai pengusungnya dan menyerahkan mekanisme tersebut ke masing-masing parpol.
“Itu pilihan mereka dan gak politik mereka, tetapi saya yakin di Partai ada mekanisme dan aturan yang akan dijalankan Partai pengusung kami, ” Tegas Ian Yasin Limpo.
Slain kader Golkar, Kader PAN yang juga mengusung Ian Yasin Limpo tidak kompak, lantaran salah satu pentolan PAN ikut mengantar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Usungan Gerindra dan Nasdem Mohammad Ramdhan Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi. (***)




Komentar