Satu Lagi Perawat Covid-19 Gugur, Pemkot Makassar “Keok”

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 19 September 2020 21:51

Satu Lagi Perawat Covid-19 Gugur, Pemkot Makassar “Keok”

Makassar,Trotoar.id – Satu lagi perawat Rumah Sakit Wahidin yang bertugas menangani pasien covid-19 di Makassar meninggal dunia. Dengan begitu jumlah angka orang terinfeksi dan meninggal serta dimakamkan secara Covid semakin bertambah.

“Saya berharap kejadian ini bisa membuka mata para pejabat dan seluruh masyarakat untuk serius memutus mata rantai penybaran Covid, “ujar Ketua Brigade Muslim Indonesia, Zulkifli, Sabtu (19/9).

20200911 221255 1

Dilain sisi, Zul mengungkapkan rasa kekecewaannya dengan Pemerintah karena tidak mampu bersikap tegas terhadap para pelanggar aturan Protokol Kesehatan.

“Jujur saya sangat kecewa dengan para pejabat kita mulai dari gub, dan pj yang menurut kami sangat tidak mampu tegas kepada para pelanggar aturan termasuk para pelaku pelaku usaha cafe dan tempat hiburan malam,”cetusnya.

Dimana ia selaku pimpinan ormas sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah yang seolah “masa bodoh” dengan tingkah para pelaku usaha yang tidak mau mengikuti aturan Gugus Tugas Covid.

“Saya sering WastApp ke kadis parawisata, pak Gub dan pak Pj tentang kegiatan hiburan malam yang menurut saya tidak pernah mau mengikuti hinbauan pemerintah,”tandasnya.

Olehnya itu, Zul mengingatkan kepada Pemerintah Khususnya Gubernur dan Walikota untuk bersikap tegas kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Menurutnya, aktifitas hiburan malam sangat rentan dengan penyebaran Covid-19 karena tak mampu menjaga Protokol Kesehatan yang telah diatur dalam Perwali Kota Makassar.

Apalagi dampak Covid bukan cuma THM saja, melainkan seluruh bidang usaha ikut merasakan hal yang sama, sehingga Zul mendesak Ketua AUHM untuk mundur karena tak mampu memberikan solusi dan inovasi kepada pengusaha dan tenaga kerjanya.

“Saya ingatkan kepada ketua auhm untuk lebih baik mundur dan tidak usah terlalu banyak permintaan karna menurut saya pemerintah sudah memberi kelonggaran kepada thm untuk membuka restoran, “tegas Zul.

Sebab, jika AUHM terus mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk beraktifitas kembali seperti biasanya, maka sebaiknya Ketua AUHM menyiapkan alasan yang rasional.

“Jika ketua AUHM tetap ngotot, maka sebaiknya menyiapkan alasan yang rasional yang bisa meyakinkan masyarakat dan pemerintah bahwa orang dibawah pengaruh alkohol dapat patuh Protkes,”bebernya.

Selain itu, Zul mengatakan peran AUHM selaku wadah para pengusaha mestinya lebih aktif memberikan inovasi kepada pengusaha dibawah naungannya untuk mencari solusi bagi pekerjanya.

“Harusnya ketua AUHM bisa duduk dengan pemilik THM berdiskusi untuk melahirkan solusi agar mampu menggaji pegawainya,
,”tutup Zulkifli. (Red)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 Agustus 2026 15:53
Golkar Sulsel Bersiap dengan Wajah Baru, IAS Targetkan Struktur Rampung Pekan Depan
Makassar, Tritoar.id – Langkah konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki fase akhir.  Setelah melalui serangkaian pembahasan intensif, ti...
Daerah06 Agustus 2026 15:44
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tetap Jalan, Penetapan Lokasi Masih Dimatangkan
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tetap akan dilanjutk...
Metro06 Agustus 2026 14:41
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tetap Jalan, Penetapan Lokasi Masih Dimatangkan
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tetap akan dilanjutk...
Daerah06 Agustus 2026 13:38
Barru Bersiap Jadi Tuan Rumah Bhayangkara Off Road Peduli V, Andi Ina Bidik Efek Berganda untuk Wisata dan UMKM
BARRU, Trotoar.id – Kabupaten Barru bersiap menjadi salah satu titik utama pelaksanaan Bhayangkara Off Road Peduli Seri V yang dijadwalkan berlangsu...