Dengan begitu, setidaknya ada 167 lulusan SMU yang akan dikuliahkan bila tiap desa/kelurahan akan diwakili satu orang.
Ia mengungkap, jika tahun 2019 dan 2020, Pemkab Gowa telah menguliahkan 140 mahasiswa di kampus terbaik di luar Sulsel.
“Prinsip kami, semakin banyak yang kita kirim untuk kita sekolahkan, maka semakin mempercepat Kabupaten Gowa menuju sumber daya manusia yang lebih baik di masa yang akan datang. Tentu program ini bukan untuk saya, bukan untuk kita, tapi untuk cucu dan keponakan kita di masa yang akan datang. Yang tentu hidupnya, harus lebih baik dari kita yang ada sekarang ini,” jelas Adnan.
- Bidang Kesehatan
Baca Juga :
Adnan-Kio akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas kepada warga. Peningkatan itu dimulai dari menambah fisik bangunan puskesmas, ranjang pasien, alat kesehatan hingga laboratorium. Nantinya, pelayanan kesehatan di puskesmas bakal setara dengan pelayanan di RSUD Syekh Yusuf.
“Sehingga pelayanan kesehatan itu cukup berada di puskesmas saja, kecuali dia harus mendapatkan perawatan lanjutan atau operasi besar,” kata Adnan.
Program terbaru di bidang kesehatan, yakni akan membangun RS Pratama Tipe D, sebagai penyangga dari RSUD Syekh Yusuf Tipe B.
“Sehingga pelayanan kesehatan itu tidak semuanya bertumpu pada RSUD Syekh Yusuf. Supaya pelayanannya bisa lebih baik dan dirasakan oleh seluruh masyarakat” katanya.
- Bidang Keagamaan
Menurut Adnan, selain membangun SDM berkualitas, tentu juga dilandasi oleh akhlak, iman dan takwa.
“Makanya kita akan mencetak satu penghafal Al-Qur’an dari tiap desa dan kelurahan atau dengan nama program satu hafiz satu desa dan satu hafiz satu kelurahan,” ungkap Adnan.




Komentar